Evaluasi CFD, Banyak Warga Langgar Protokol Kesehatan
Senin, 22 Juni 2020 - 06:15 WIB
loading...
A
A
A
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan, pihaknya segera berkoordinasi dengan Pemprov DKI, terutama masih ada anak-anak kecil dan kerumunan warga dalam kegiatan mingguan itu. Anak-anak ini rata-rata diajak orang tuanya berolahraga, padahal ada larangan.
“Sudah ada ketentuan bahwa anak di bawah 12 tahun, ibu hamil, dan lansia (lanjut usia) tidak diperkenankan untuk masuk dalam CFD. Tapi, masih banyak karena pintu masuk CFD ini banyak,” jelas Heru.
Maraknya anak-anak dan lansia ini yang bakal jadi bahan evaluasi. Terlebih, ada anak perempuan berumur delapan tahun terlepas dari orang tuanya. “Kami evaluasi dengan Pak Wali Kota agar anak-anak dan lansia tidak masuk,” ungkapnya. (Lihat videonya: Geliat Cafe di Masa Pandemi Covid-19)
Dia menambahkan, titik keramaian warga di antaranya kawasan Sudirman dan Thamrin. Jumlahnya bisa ribuan orang dan diisi mayoritas sepeda. “Ini padat sekali. Bisa ribuan ya. Mungkin bisa 5.000-an,” terang Heru.
Sanksi Sapu Jalan
Sementara itu, Polsek Gambir memberikan sanksi bagi pelanggar protokol PSBB saat CFD kemarin. Ada sepuluh peserta yang diketahui melanggar karena tak memakai masker dihukum menyapu jalan.
“Mereka tak patuh aturan protokol kesehatan. Ada sepuluh warga yang diminta menyapu jalanan,” kata Kapolsek Metro Gambir AKBP Kade Budiyartadi kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, kemarin. Polsek Gambir kemarin juga membagikan 500 masker ke masyarakat.
Namun, menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, CFD hari pertama kemarin terbilang sudah berjalan baik. Soal pembatasan waktu operasional mulai pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB juga terlaksana sesuai rencana. Pedagang juga tidak terlihat karena sejak awal dilarang agar tak memicu kerumunan. (Bima Setyadi/Ichsan Amin/Binti Mufarida/Komaruddin Bagja)
“Sudah ada ketentuan bahwa anak di bawah 12 tahun, ibu hamil, dan lansia (lanjut usia) tidak diperkenankan untuk masuk dalam CFD. Tapi, masih banyak karena pintu masuk CFD ini banyak,” jelas Heru.
Maraknya anak-anak dan lansia ini yang bakal jadi bahan evaluasi. Terlebih, ada anak perempuan berumur delapan tahun terlepas dari orang tuanya. “Kami evaluasi dengan Pak Wali Kota agar anak-anak dan lansia tidak masuk,” ungkapnya. (Lihat videonya: Geliat Cafe di Masa Pandemi Covid-19)
Dia menambahkan, titik keramaian warga di antaranya kawasan Sudirman dan Thamrin. Jumlahnya bisa ribuan orang dan diisi mayoritas sepeda. “Ini padat sekali. Bisa ribuan ya. Mungkin bisa 5.000-an,” terang Heru.
Sanksi Sapu Jalan
Sementara itu, Polsek Gambir memberikan sanksi bagi pelanggar protokol PSBB saat CFD kemarin. Ada sepuluh peserta yang diketahui melanggar karena tak memakai masker dihukum menyapu jalan.
“Mereka tak patuh aturan protokol kesehatan. Ada sepuluh warga yang diminta menyapu jalanan,” kata Kapolsek Metro Gambir AKBP Kade Budiyartadi kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, kemarin. Polsek Gambir kemarin juga membagikan 500 masker ke masyarakat.
Namun, menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, CFD hari pertama kemarin terbilang sudah berjalan baik. Soal pembatasan waktu operasional mulai pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB juga terlaksana sesuai rencana. Pedagang juga tidak terlihat karena sejak awal dilarang agar tak memicu kerumunan. (Bima Setyadi/Ichsan Amin/Binti Mufarida/Komaruddin Bagja)
(ysw)
Lihat Juga :