Gunung Awu Naik Jadi Siaga! Ini Karakteristik saat Meletus
Kamis, 12 Mei 2022 - 14:54 WIB
loading...
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi menaikkan status Gunung Awu dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Foto/Ist
A
A
A
KEPULAUAN SANGIHE - Gunung Awu di Pulau Sangihe, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara terus menunjukkan peningkatan aktivitas. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi menaikkan status Gunung Awu dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) mulai pukul 24.00, Rabu (11/5/2022).
Kenaikan Level Gunung Awu ini seiring meningkatnya aktivitas Gunung Awu dalam beberapa hari terakhir. Gunung Awu memiliki beberapa karakteristik jika terjadi bencana.
Baca juga: Status Awu, Gunung Api Paling Mematikan ke-4 di Indonesia Meningkat dari Level Normal ke Waspada
Kepala Badan Geologi, Eko Budi Lelono menjelaskan, karakteristik erupsi Gunung Awu dapat bersifat magmatik eksplosif, efusif maupun freatik.
Erupsi terakhirnya pada Juni 2004 menyisakan kubah lava di dalam kawahnya yang memiliki diameter sekitar 370 meter dan tinggi sekitar 30 meter.
Potensi bahaya Gunung Awu yang mungkin terjadi berupa erupsi magmatik menghasilkan lontaran material pijar dan/atau aliran piroklastik. Maupun erupsi freatik yang didominasi uap, gas gunung api maupun material erupsi sebelumnya.
"Potensi pembongkaran kubah lava dapat terjadi jika tekanan di dalam sistem magmatik mengalami peningkatan signifikan," paparnya.
Kenaikan Level Gunung Awu ini seiring meningkatnya aktivitas Gunung Awu dalam beberapa hari terakhir. Gunung Awu memiliki beberapa karakteristik jika terjadi bencana.
Baca juga: Status Awu, Gunung Api Paling Mematikan ke-4 di Indonesia Meningkat dari Level Normal ke Waspada
Kepala Badan Geologi, Eko Budi Lelono menjelaskan, karakteristik erupsi Gunung Awu dapat bersifat magmatik eksplosif, efusif maupun freatik.
Erupsi terakhirnya pada Juni 2004 menyisakan kubah lava di dalam kawahnya yang memiliki diameter sekitar 370 meter dan tinggi sekitar 30 meter.
Potensi bahaya Gunung Awu yang mungkin terjadi berupa erupsi magmatik menghasilkan lontaran material pijar dan/atau aliran piroklastik. Maupun erupsi freatik yang didominasi uap, gas gunung api maupun material erupsi sebelumnya.
"Potensi pembongkaran kubah lava dapat terjadi jika tekanan di dalam sistem magmatik mengalami peningkatan signifikan," paparnya.
Lihat Juga :