alexametrics

Adik Bupati Polman tutup usia

loading...
Adik Bupati Polman tutup usia
Ribuan pelayat saat menghantarkan jenazah Andi Baso Masdar, Jumat (26/7). (Foto: Andi Indra/Koran Sindo)
A+ A-
Sindonews.com - Sulawesi Barat kembali kehilangan seorang putra terbaik. Ketua DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Andi Baso Masdar, tutup usia.

Adik kandung Bupati Polewali Mandar (Polman) ini meninggal di Rumah Sakit (RS) Awal Bross, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), tepat pukul 23.00 wita, Kamis (25/7) malam.

Sebelumnya, mendiang Andi Baso dilarikan ke Makassar pada Selasa, (23/7) malam untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Saat itu, kondisi masih agak membaik. Namun, setibanya di rumah sakit, kondisi almarhum mendadak kritis.

Pihak keluara hendak merujuk almarhum untuk dirawat di Singapura, namun, dari pihak dokter bertahan untuk tetap dirawat di Makassar dulu dikarenakan kondisinya masih dalam keadaan kritis.

Ali Baal Masdar, saudara tertua almarhum dalam sambutannya saat melepas jenazah adiknya, Jumat (26/7) sore, mengaku ia dan pihak keluarga ikhlas dengan kepergian adik tercintanya memenuhi panggilan sang khalik.

“Mari kita do’akan beliau, semoga arwahnya ditempatkan di sisiNya. Amin,” ucap Ali Baal.

Andi Baso Masdar yang diketahui tujuh bersaudara ini merupakan seorang putra keempat dari almarhum Andi Masdar Pasmar dengan Andi Suryani Pasilong, yang diketahui mantan Bupati Polewali Mamasa pada tahun 1970-an.

Almarhum tujuh bersaudara dan yang tertua Andi Ali Baal masdar, Andi Ibrahim Masdar, Andi Nursyami Masdar, Andi Irwan Masdar, (alm) Andi Kufliaty Masdar, dan Andi Masri Masdar.

Andi Baso Masdar, selain dikenal sebagai seorang politikus kawakan, juga adalah pengusaha minyak terbesar di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Almarhum juga kini tercatat sebagai calon anggota DPR RI daerah pemilihan Sulbar I.

Almarhum meninggalkan seorang istri yang diketahui bernama Hj Andi Nona Umiati Andi Baso, dan meninggalkan seorang anak yakni Andi Muh Riyaldi Masdar.

Sebelum jenazah almarhum dihantar ke tempat peristirahatan terakhir, yakni di tempat pemakaman keluarga yang berada di Kecamatan Matakali, Polman, jenazah almarhum disemayamkan dirumah duka, Jalan Andi Depu, Kecamatan Polewali.

Pantauan SINDO, ribuan orang baik dari politikus, birokrasi, maupun masyarakat umum memadati rumah duka sejak pagi hingga sore.

Jalur trans Sulawesi sempat lumpuh total selama kurang lebih satu jam karena ring-iringan kendaraan yang menghantar jenazah almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya di pemakaman keluarga.
(rsa)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak