Hari Pertama CFD, Jalan Sudirman Dijaga Ketat Petugas Gabungan

Minggu, 21 Juni 2020 - 08:07 WIB
loading...
Hari Pertama CFD, Jalan...
Petugas gabungan berjaga di kawasan CFD Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Foto/TMC Polda Metro
A A A
JAKARTA - Hari pertama Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jenderal Jalan Sudirman, Jakarta, pada masa pandemi Covid-19 dikawal ketat petugas gabungan. Petugas gabungan itu terdiri dari Polri, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Berdasarkan informasi yang dikutip dari akun Twitter Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro, petugas gabungan itu bakal mengawasi aktivitas warga di sekitar CFD sesuai protokol kesehatan virus Corona atau Covid-19. Petugas gabungan itu bakal menjaga wilayah CFD hingga acara itu selesai pada pukul 10.00 WIB.

“Polri, Dishub dan Sat Pol PP pengamanan dan pengaturan kegiatan HBKB (Hari Bebas Kendaraan bermotor) sepanjang Jalan Sudirman Thamrin pukul 06.00 sampai dengan 10 Wib di Tosari,” tulis @TMCPoldaMetro, Minggu (21/6/2020).



Sebelumnya, Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pada pelaksanaan CFD pertama di masa transisi PSBB ini akan dilakukan pemisahan lajur jalan untuk pesepeda, olahraga lari, dan jalan kaki.



“Penerapan protokol kesehatan wajib dilakukan setiap warga pada setiap aspek kegiatan, termasuk saat kegiatan berolahraga. Untuk itu, kami membuat lajur terpisah agar tidak terjadi kerumunan yang berisiko terjadi penularan Covid-19,” ujar Syafrin seperti dikutip dari Siaran Pers PPID Pemprov DKI Jakarta, Sabtu 20 Juni 2020.

Adapun rincian pemisahan lajur tesebut sebagai berikut:
1. Bagi pesepeda disiapkan 3 lajur paling kanan, olahraga lari disiapkan 1 lajur paling kiri, dan trotoar bagi pejalan kaki.
2. Pada segmen jalan dimana hanya terdapat 3 lajur, maka 2 lajur digunakan untuk jalur pesepeda, 1 lajur untuk olahraga lari, dan pejalan kaki diarahkan untuk menggunakan trotoar.
3. Pada segmen jalan di simpang Flyover Karet, 2 lajur sebelah kanan digunakan untuk pesepeda dan 1 lajur paling kiri untuk olahraga lari, dan pejalan kaki diarahkan untuk menggunakan trotoar.
4. Pada segmen Simpang Susun Semanggi, 2 lajur sebelah kanan disiapkan untuk pesepeda, bagi olahraga lari, dan pejalan kaki diarahkan melalui kolong Simpang Susun Semanggi.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cinta Laura Dukung Kegiatan...
Cinta Laura Dukung Kegiatan CFD Jadi Ajang Gen Z dan Gen Alpha Bersosialisasi
Ini Menu Sarapan Terbaik...
Ini Menu Sarapan Terbaik sebelum Olahraga, Pisang dan Ubi Cilembu Juaranya
Sepak Bola dan Organisme...
Sepak Bola dan Organisme Kepercayaan
Rekomendasi
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Berita Terkini
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved