Polantas Ini Langsung Lemas saat Diringkus Anggota Polsek Delitua
Selasa, 03 Mei 2022 - 19:49 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kalah Lawan Emil Dardak Menantu Pakde Karwo Mundur dari Partai Demokrat, Golkar: Kami Siap Tampung
Kapolsek Delitua, Kompol. Dedy Dharma mengatakan, penangkapan terhadap DAS ini berawal dari kecurigaan petugas yang sedang bertugas di Pos Pam Lebaran 2022 Polrestabes Medan. "Anggota kami melihat pelaku ke luar dari toko ponsel, dan gerak-geriknya mencurigakan," tuturnya.
Setelah itu, petugas kepolisian langsung mendatangi DAS yang mengenakan seragam lengkap Polantas. Saat diperiksa, ternyata DAS tidak mampu menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri. "Pelaku langsung digiring ke Pos Lantas Polsek Delitua. Diduga pelaku kerap melakukan pemerasan dengan mengenakan seragam Polri," ungkapnya.
Baca juga: Dapat Remisi, Napi Terorisme Umar Patek Berharap Ini Lebarannya yang Terakhir di Lapas
Dedy juga menyebut, saat tas pelaku digeledah, ternyata ditemukan 15 STNK, lima SIM, tiga lembar KTP, dan satu BPKB. Melihat surat-surat penting tersebut, akhirnya pelaku ditahan untuk kepentingan penyelidikan. "Kami sedang mendalaminya, karena banyak ditemukan surat penting," tegasnya.
Kapolsek Delitua, Kompol. Dedy Dharma mengatakan, penangkapan terhadap DAS ini berawal dari kecurigaan petugas yang sedang bertugas di Pos Pam Lebaran 2022 Polrestabes Medan. "Anggota kami melihat pelaku ke luar dari toko ponsel, dan gerak-geriknya mencurigakan," tuturnya.
Setelah itu, petugas kepolisian langsung mendatangi DAS yang mengenakan seragam lengkap Polantas. Saat diperiksa, ternyata DAS tidak mampu menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri. "Pelaku langsung digiring ke Pos Lantas Polsek Delitua. Diduga pelaku kerap melakukan pemerasan dengan mengenakan seragam Polri," ungkapnya.
Baca juga: Dapat Remisi, Napi Terorisme Umar Patek Berharap Ini Lebarannya yang Terakhir di Lapas
Dedy juga menyebut, saat tas pelaku digeledah, ternyata ditemukan 15 STNK, lima SIM, tiga lembar KTP, dan satu BPKB. Melihat surat-surat penting tersebut, akhirnya pelaku ditahan untuk kepentingan penyelidikan. "Kami sedang mendalaminya, karena banyak ditemukan surat penting," tegasnya.
(eyt)
Lihat Juga :