Pemudik Gratis Kenakan Kaos Anies Presiden Indonesia, Begini Tanggapan Wagub DKI
Jum'at, 29 April 2022 - 07:13 WIB
loading...
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan, pemprov tidak melakukan politik praktis terkait sejumlah peserta mudik gratis yang kedapatan memakai kaos bertuliskan ' Anies Presiden Indonesia' saat pelepasan di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, Rabu 27 April 2022. Sebelumnya, peserta mudik gratis Pemprov DKI menggunakan baju berwarna putih bertuliskan "Anies Baswedan Presiden Indonesia".
"Kegiatan itu tidak ada hubungan dengan kegiatan politik praktis apapun maupun Pilpres, Pilkada, Pileg tidak ada hubungannya," tegas pria yang biasa disapa Ariza kepada wartawan di Balai Kota, Kamis 28 April 2022 malam. Baca juga: Momen Mudik Gratis Pemprov DKI, Peserta Kenakan Baju Anies Presiden Indonesia
Dia meminta, kaos yang digunakan sejumlah pemudik itu tidak perlu diributkan. Karena, sambungnya, hal itu tidak ada kaitannya dengan acara yang digelar Pemprov DKI Jakarta.
"Kalau ada orang yang kebetulan pake baju a baju b baju c ya itu ndak usah terlalu diributkan. Itu kan bisa saja itu baju yang lain juga. Kan tidak dimaksudkan dikoordinir, tidak dimaksudkan diatur. Itu kan cuma satu orang kebetulan saja," tambahnya.
Ariza pun menepis, Pemprov DKI mengaggarkan baju tersebut. Ia menekankan, Pemprov tidak berpolitik praktis. Baca juga: Awas, Beredar Video Hoaks Sudutkan Anies di Acara Mudik Gratis DKI! Ini Faktanya
"Kegiatan itu tidak ada hubungan dengan kegiatan politik praktis apapun maupun Pilpres, Pilkada, Pileg tidak ada hubungannya," tegas pria yang biasa disapa Ariza kepada wartawan di Balai Kota, Kamis 28 April 2022 malam. Baca juga: Momen Mudik Gratis Pemprov DKI, Peserta Kenakan Baju Anies Presiden Indonesia
Dia meminta, kaos yang digunakan sejumlah pemudik itu tidak perlu diributkan. Karena, sambungnya, hal itu tidak ada kaitannya dengan acara yang digelar Pemprov DKI Jakarta.
"Kalau ada orang yang kebetulan pake baju a baju b baju c ya itu ndak usah terlalu diributkan. Itu kan bisa saja itu baju yang lain juga. Kan tidak dimaksudkan dikoordinir, tidak dimaksudkan diatur. Itu kan cuma satu orang kebetulan saja," tambahnya.
Ariza pun menepis, Pemprov DKI mengaggarkan baju tersebut. Ia menekankan, Pemprov tidak berpolitik praktis. Baca juga: Awas, Beredar Video Hoaks Sudutkan Anies di Acara Mudik Gratis DKI! Ini Faktanya
Lihat Juga :