Arisan Paket Lebaran Raib, Emak-emak di KBB Datangi Koordinator Tuntut Uang Dikembalikan
Kamis, 28 April 2022 - 09:45 WIB
loading...
A
A
A
"Uang itu mestinya dibagikan sekarang, tapi uang yang ditabung enggak ada setengahnya. Jadi yang sudah dikasih ke nasabah baru setengahnya, sedangkan setengahnya lagi nggak ada," ucapnya kepada wartawan.
Dirinya sebagai reseller arisan tersebut, memiliki 56 anggota. Uang yang seharusnya diserahkan pada anggotanya mencapai Rp121.800.000. Namun yang baru diserahkan oleh koordinator tabungan tersebut hanya sebesar Rp59.710.000. Jadi masih ada kurang Rp62.090.000, namun saat ditagih uangnya tidak ada.
Menurutnya, setiap nasabah menyetorkan nominal yang berbeda-beda. Mulai dari Rp15 ribu, Rp20 ribu, Rp25 ribu, Rp30 ribu, Rp50 ribu, sampai Rp100 ribu setiap minggunya. Setiap nominal tabungan bakal diberikan hadiah yang berbeda-beda saat uang tabungan dibagikan. Baca juga: Arisan Online Bodong, Selebgram Bekasi Diduga Tipu Ratusan Warga
Pihaknya menuntut uang anggotanya untuk dikembalikan. Namun jika tidak, maka pihaknya dan nasabah lainnya siap melaporkan yang bersangkutan. "Sudah beberapa kali mediasi tapi janji besok-besok terus, sampai sekarang belum dibayar. Nah sekarang kami bikin surat perjanjian tertulis, dengan jaminan sertifikat rumah," tuturnya.
Babinkamtibmas Desa Tagog Apu, Aiptu Asep Nandang mengakui adanya rombongan emak-emak datang ke rumah salah seorang warga menuntut uang tabungan mereka dikembalikan. "Ya tadi ada kejadian itu, tapi kita langsung mediasi dan arahkan untuk melapor ke Polres Cimahi," ucapnya.
Dirinya sebagai reseller arisan tersebut, memiliki 56 anggota. Uang yang seharusnya diserahkan pada anggotanya mencapai Rp121.800.000. Namun yang baru diserahkan oleh koordinator tabungan tersebut hanya sebesar Rp59.710.000. Jadi masih ada kurang Rp62.090.000, namun saat ditagih uangnya tidak ada.
Menurutnya, setiap nasabah menyetorkan nominal yang berbeda-beda. Mulai dari Rp15 ribu, Rp20 ribu, Rp25 ribu, Rp30 ribu, Rp50 ribu, sampai Rp100 ribu setiap minggunya. Setiap nominal tabungan bakal diberikan hadiah yang berbeda-beda saat uang tabungan dibagikan. Baca juga: Arisan Online Bodong, Selebgram Bekasi Diduga Tipu Ratusan Warga
Pihaknya menuntut uang anggotanya untuk dikembalikan. Namun jika tidak, maka pihaknya dan nasabah lainnya siap melaporkan yang bersangkutan. "Sudah beberapa kali mediasi tapi janji besok-besok terus, sampai sekarang belum dibayar. Nah sekarang kami bikin surat perjanjian tertulis, dengan jaminan sertifikat rumah," tuturnya.
Babinkamtibmas Desa Tagog Apu, Aiptu Asep Nandang mengakui adanya rombongan emak-emak datang ke rumah salah seorang warga menuntut uang tabungan mereka dikembalikan. "Ya tadi ada kejadian itu, tapi kita langsung mediasi dan arahkan untuk melapor ke Polres Cimahi," ucapnya.
(don)
Lihat Juga :