Terungkap, Begini Cara Kerja 7 Pelaku Sindikat Pembobol Aplikasi PeduliLindungi
Selasa, 26 April 2022 - 19:38 WIB
loading...
Tim Penyidik Ditreskrimsus Polda Jambi terus memeriksa keterangan tujuh pelaku sindikat pembobol aplikasi PeduliLindungi yang sebelumnya ditangkap di Bandung. Salah satu tersangka ditangkap di Magetan. Foto/Ist
A
A
A
JAMBI - Tim Penyidik Ditreskrimsus Polda Jambi terus memeriksa keterangan tujuh pelaku sindikat pembobol aplikasi PeduliLindungi yang sebelumnya ditangkap di Bandung. Salah satu pelaku merupakan warga Jambi berinisial MA yang berprofesi sebagai seorang ustaz dan guru.
"Sehari-hari pelaku berprofesi sebagai ustadz dan guru," ungkap Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Christian Tory (Christo), Selasa (26/4/2022).
Baca juga: Data Bocor, Pemerintah Pastikan Perbaikan Aplikasi PeduliLindungi
Terungkapnya kasus ini berawal dari pelaku MS asal Magetan yang menawarkan bisa membantu sertifikat vaksi di media sosial (medsos). Dalam aksinya di medsos, MS menyatakan bagi yang berminat membuat sertifikat vaksin silahkan hubungi.
Selanjutnya, setelah dihubungi pembuat vaksin, MS ini menghubungi MF, jaringan mereka. Kemudian, dari MF ini menghubungi MA lagi.
"Tidak hanya mereka, MF ini juga menghubungi EF dan SA. Mereka ini bercabang. Karena ini bercabang, makanya pelaku ini berada dilain Provinsi. Jadi di tempat yang berbeda- beda," lanjut Christo.
"Sehari-hari pelaku berprofesi sebagai ustadz dan guru," ungkap Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Christian Tory (Christo), Selasa (26/4/2022).
Baca juga: Data Bocor, Pemerintah Pastikan Perbaikan Aplikasi PeduliLindungi
Terungkapnya kasus ini berawal dari pelaku MS asal Magetan yang menawarkan bisa membantu sertifikat vaksi di media sosial (medsos). Dalam aksinya di medsos, MS menyatakan bagi yang berminat membuat sertifikat vaksin silahkan hubungi.
Selanjutnya, setelah dihubungi pembuat vaksin, MS ini menghubungi MF, jaringan mereka. Kemudian, dari MF ini menghubungi MA lagi.
"Tidak hanya mereka, MF ini juga menghubungi EF dan SA. Mereka ini bercabang. Karena ini bercabang, makanya pelaku ini berada dilain Provinsi. Jadi di tempat yang berbeda- beda," lanjut Christo.
Lihat Juga :