2 Tahun Terhenti, Kereta Layang Bandara Soetta Kembali Beroperasi Layani Pemudik

Senin, 25 April 2022 - 19:17 WIB
loading...
2 Tahun Terhenti, Kereta...
Kereta Layang (Kalayang) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) beroperasi kembali pada Senin (25/4/2022) setelah 2 tahun dihentikan karena Covid-19. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
TANGERANG - Kereta Layang (Kalayang) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) beroperasi kembali pada Senin (25/4/2022) setelah 2 tahun dihentikan karena Covid-19. Pengoperasian Kalayang dilakukan sebagai fasilitas pendukung bagi pemudik menuju terminal tujuan.

Executive General Manager (EGM) Airport Operation Division PT Angkasa Pura II mengatakan, Kalayang akan beroperasi selama musim mudik Lebaran hingga 10 Mei 2022. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan apabila tren pergerakan penumpang terus naik, kalayang akan terus beroperasi seperti sebelumnya.

Baca juga: 3 Cara Naik KA Bandara Soekarno-Hatta, Nomor 1 Penting Agar Tak Ketinggalan Pesawat

"Ini memang untuk mendukung selama angkutan Lebaran. Kalau kemudian nanti tren traffic penumpangnya ternyata masih selalu di atas 100 ribu, ini ada kemungkinan kita akan revoluasi untuk bisa dioperasikan kembali," jelasnya.

Konsep operasional Kalayang masih sama dengan sebelumnya. Waktu tempuh Kalayang dari titik pertama hingga titik terakhir hanya 13 menit dan waktu tunggu sekitar 1 menit. Ini menunjukkan bahwa calon penumpang bisa mempersingkat waktu tempuh perpindahan antarterminal.

"Kemudian lintasannya juga sama, jadi Terminal 1 kemudian Stasiun Kereta Bandara, Terminal 2, Terminal 3, dan sebaliknya. Pola waktu bongkar atau waktu tunggu di titik setiap pemberentian itu satu menit," bebernya.

Baca juga: Mudik Lebaran Dimulai, Penumpang di Bandara Soetta Tembus 100 Ribu per Hari

Untuk jam operasional Kalayang saat ini berbeda dengan sebelumnya, yakni menjadi 15 jam sehari mulai dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Meski demikian, calon penumpang penerbangan malam masih bisa menggunakan jasa shuttle bus yang beroperasi 24 jam.

"Namun demikian tidak perlu khawatir untuk semua pengguna jasa karena jumlah shuttle bus yang kita sediakan beroperasi 1 kali 24 jam, dimulai dari titik operasinya di TOD sampai ke seluruh titik-titik pengantaran termasuk terminal dan penjemputan," tukasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Tol Kataraja Siap Beroperasi...
Tol Kataraja Siap Beroperasi Akhir Tahun 2026, Bandara Soetta-PIK 2 Hanya 7 Menit
Petugas Kargo di Kasus...
Petugas Kargo di Kasus Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta, InJourney Airports Minta Seluruh Pihak Taat Hukum
Rekomendasi
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Berita Terkini
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved