Viral Petugas Dishub Diduga Membiarkan Pelecehan Seksual Terjadi di Terminal Arjosari Malang
Minggu, 24 April 2022 - 16:57 WIB
loading...
Sebuah unggahan dugaan pelecehan seksual yang terjadi di Terminal Arjosari, Malang viral di media sosial. (Ist)
A
A
A
MALANG - Sebuah unggahan dugaan pelecehan seksual yang terjadi di Terminal Arjosari, Malang viral di media sosial. Pada unggahannya tersebut pemilik akun media sosial Twitter menyampaikan ia mengalami dugaan pelecehan seksual saat hendak naik bus di Terminal Bus Arjosari, Malang.
Pada unggahannya sang pemilik akun @real***** yang diduga jadi korban pelecehan seksual menceritakan kronologi ia mengalami tindakan dugaan pelecehan seksual saat hendak naik bus.
Pada thread unggahannya nkorban juga menyebut ada dugaan oknum pegawai dinas perhubungan (Dishub) membiarkan terjadinya pelecehan seksual saat korban dipeluk oleh seseorang kru tak resmi yang menggunakan pakaian warna merah.
"Hari saya mengalami pelecehan seksual di Terminal Arjosari dekat Indomaret pintu keluar bis oleh salah satu orang, saya sudah bicara " jangan sentuh saya". Tapi salah satu pegawai @DishubMalang yang lihat hanya diam saja @infomalang," tulis akun tersebut dalam unggahannya.
"Tolong ya pegawai @DishubMalang diedukasi masalah sexual harrassment. Kalau ada di kejadian seperti itu lagi jadi bisa didamaikan, gak cuman diem aja pake kacamata item, duduk di bawah pohon. Saya jadi trauma mau naik transportasi umum," tambahnya.
Sontak saja unggahan dari akun @real***** tersebut menuai perhatian warganet. Sejak diunggah pada 23 April 2022 pukul 12.31 WIB tercatat ada 97 komentar yang mengiringinya, 586 warganet yang meretweet, dan 1.030 warganet menyukai unggahan sang pemilik akun.
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang Heru Mulyono menyatakan, Terminal Bus Arjosari bukanlah wewenang dari Dinas Perhubungan Kota Malang, mengingat itu adalah terminal tipe A maka yang bertanggungjawab adalah Satgas Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Pada unggahannya sang pemilik akun @real***** yang diduga jadi korban pelecehan seksual menceritakan kronologi ia mengalami tindakan dugaan pelecehan seksual saat hendak naik bus.
Pada thread unggahannya nkorban juga menyebut ada dugaan oknum pegawai dinas perhubungan (Dishub) membiarkan terjadinya pelecehan seksual saat korban dipeluk oleh seseorang kru tak resmi yang menggunakan pakaian warna merah.
"Hari saya mengalami pelecehan seksual di Terminal Arjosari dekat Indomaret pintu keluar bis oleh salah satu orang, saya sudah bicara " jangan sentuh saya". Tapi salah satu pegawai @DishubMalang yang lihat hanya diam saja @infomalang," tulis akun tersebut dalam unggahannya.
"Tolong ya pegawai @DishubMalang diedukasi masalah sexual harrassment. Kalau ada di kejadian seperti itu lagi jadi bisa didamaikan, gak cuman diem aja pake kacamata item, duduk di bawah pohon. Saya jadi trauma mau naik transportasi umum," tambahnya.
Sontak saja unggahan dari akun @real***** tersebut menuai perhatian warganet. Sejak diunggah pada 23 April 2022 pukul 12.31 WIB tercatat ada 97 komentar yang mengiringinya, 586 warganet yang meretweet, dan 1.030 warganet menyukai unggahan sang pemilik akun.
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang Heru Mulyono menyatakan, Terminal Bus Arjosari bukanlah wewenang dari Dinas Perhubungan Kota Malang, mengingat itu adalah terminal tipe A maka yang bertanggungjawab adalah Satgas Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Lihat Juga :