Melandai, Dinkes DKI Catat Positivity Rate Saat Ini 2,6%
Sabtu, 23 April 2022 - 08:08 WIB
loading...
Positivity rate di Jakarta sudah dibawah standar organisasi kesehatan dunia (WHO). Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta , Dwi Oktavia menyebutkan, positivity rate di Jakarta sudah dibawah standar organisasi kesehatan dunia ( WHO ). Hal itu berdasarkan data Dinkes DKI pada Jumat 22 April 2022.
"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 2,6%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,8%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," ucap Dwi dalam keterangannya, Sabtu (23/4/2022). Baca juga: WHO: Covid-19 Berevolusi Saat Menyebar di Antara Manusia
Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 10.809 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 8.643 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 215 positif dan 8.428 negatif.
Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 18.594 orang dites, dengan hasil 60 positif dan 18.534 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.
"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 2,6%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,8%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," ucap Dwi dalam keterangannya, Sabtu (23/4/2022). Baca juga: WHO: Covid-19 Berevolusi Saat Menyebar di Antara Manusia
Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 10.809 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 8.643 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 215 positif dan 8.428 negatif.
Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 18.594 orang dites, dengan hasil 60 positif dan 18.534 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.
Lihat Juga :