Karantina Pertanian Makassar Pantau Stok 12 Bahan Pokok Utama di Pasar

Senin, 18 April 2022 - 10:54 WIB
loading...
Karantina Pertanian...
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Prof Fadjry Djufry, dan Kepala Karantina Pertanian Makassar, Lutfie Natsir, turun langsung memantau stok 12 bahan pokok utama di sejumlah pasar di Kota Makassar. Foto/Dok Karantina Pertanian Makassar
A A A
MAKASSAR - Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Makassar ikut memantau ketersediaan bahan pokok di pasar menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 M. Pemantauan dilakukan menindaklanjuti instruksi dari Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo, yang memerintah para pejabat eselon I dan II lingkup Kementan untuk melaksanakan pengendalian stok pangan, terkhusus 12 bahan pokok utama di 34 Provinsi di Indonesia.

Menteri Syahrul diketahui juga telah membentuk Tim pengawalan dan monitoring ketersedia dan harga bahan pangan pokok utama. Khusus di Kota Makassar, pemantauan stok dan harga bahan pokok tidak cuma dilakukan oleh Kepala Karantina Pertanian Makassar, Lutfie Natsir, tapi turut hadir Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Prof Fadjry Djufry.

Baca Juga: Pacu Ekspor, Karantina Pertanian Makassar Siapkan Ragam Inovasi

“Berdasarkan pemantauan kita di kedua pasar sore ini kita mengecek ketersediaan 12 bahan pokok utama dari mulai bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai kecil, gula, ayam, telur, daging sapi dan minyak goreng cukup tersedia. Aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Idul Fitri," tutur Fadjry.

Sementara itu, Kepala Karantina Pertanian Makassar, Lutfie Natsir, yang ditunjuk menjadi Penanggung Jawab wilayah Sulsel mengatakan bahwa masalah distribusi menjadi masalah mengapa ketersediaan pasokan tidak merata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pramono Pastikan Stok...
Pramono Pastikan Stok Pangan Jakarta Aman di Tengah Perang AS-Israel Vs Iran
PLBN Aruk Gagalkan Penyelundupan...
PLBN Aruk Gagalkan Penyelundupan Daging Kelelawar Berisiko Penyakit Zoonosis
Komisi II Raker dengan...
Komisi II Raker dengan Perumda PPJ, Bahas Rencana Bisnis dan Target 2026
Jaga Stabilitas Harga,...
Jaga Stabilitas Harga, Gerakan Pangan Murah Serentak Digelar di Papua
Anggota DPR Dorong Pemerintah...
Anggota DPR Dorong Pemerintah Gelar Operasi Pasar Besar untuk Stabilkan Harga Beras
Stok Pangan Aman selama...
Stok Pangan Aman selama Lebaran, Gubernur Kalteng Bakal Tindak Tegas Oknum Nakal
Zulhas Sidak ke Pasar...
Zulhas Sidak ke Pasar Kramat Jati: Harga dan Stok Pangan Aman Terkendali
Ketersediaan Telur Dipastikan...
Ketersediaan Telur Dipastikan Aman Sampai Lebaran 2026, Bapanas: Stok Nasional Banyak
Bulog Gandeng GP Ansor...
Bulog Gandeng GP Ansor Bangun Jaringan Distribusi Pangan Nasional
Rekomendasi
Kemendikdasmen Alihkan...
Kemendikdasmen Alihkan Pengelolaan KNIU ke Kementerian Kebudayaan, Fokus Perkuat Peran UNESCO
Di Forum Dialog 194...
Di Forum Dialog 194 Negara, Menkum Supratman Dorong Tata Kelola Royalti untuk Musik dan Jurnalistik
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved