Masih Ditemukan Bus Tak Layak Angkut di Terminal Kampung Rambutan
Sabtu, 16 April 2022 - 23:55 WIB
loading...
Sejumlah armada bus di Terminal Kampung Rambutan masih belum memenuhi syarat kelayakan untuk mengangkut penumpang. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menjelang mudik Lebaran 2022 , Terminal Kampung Rambutan memeriksa kelayakan bus. Ini dilakukan demi menjaga standar keselamatan selama arus mudik dan balik nanti.
Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Yulza Ramadhoni menjelaskan dalam kegiatan pra ramp check atau uji pemeriksaan layak jalan bus antar kota antar provinsi (AKAP) Lebaran 2022 kali ini masih ditemukan bus yang belum layak angkut. Ada standar keselamatan dan keamanan yang belum terpenuhi, yaitu alat pemadam api ringan (APAR).
"Bus yang tidak layak itu mungkin kekurangan APAR ataupun pemecah kaca saat darurat," kata Yulza mengungkapkan kepada wartawan, Sabtu (16/4/2022).
Baca juga: Antisipasi Potensi Kejahatan Mudik, KAI Tambah Petugas Keamanan
Yulza menegaskan tiap hari, minimal terdapat 20 bus yang perlu dilakukan pra ramp check. Kegiatan pengecekan standar keselamatan transportasi umum tersebut dimulai sejak 5 April dan telah berakhir 14 April 2022. "Tetapi mohon maaf, saya tidak bisa menyebutkan jumlah bus yang layak jalan maupun belum layak," ungkap Yulza menyampaikan.
Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Yulza Ramadhoni menjelaskan dalam kegiatan pra ramp check atau uji pemeriksaan layak jalan bus antar kota antar provinsi (AKAP) Lebaran 2022 kali ini masih ditemukan bus yang belum layak angkut. Ada standar keselamatan dan keamanan yang belum terpenuhi, yaitu alat pemadam api ringan (APAR).
"Bus yang tidak layak itu mungkin kekurangan APAR ataupun pemecah kaca saat darurat," kata Yulza mengungkapkan kepada wartawan, Sabtu (16/4/2022).
Baca juga: Antisipasi Potensi Kejahatan Mudik, KAI Tambah Petugas Keamanan
Yulza menegaskan tiap hari, minimal terdapat 20 bus yang perlu dilakukan pra ramp check. Kegiatan pengecekan standar keselamatan transportasi umum tersebut dimulai sejak 5 April dan telah berakhir 14 April 2022. "Tetapi mohon maaf, saya tidak bisa menyebutkan jumlah bus yang layak jalan maupun belum layak," ungkap Yulza menyampaikan.
Lihat Juga :