Jadi Penyumbang Terbesar, Kasus Aktif Covid-19 DKI Terus Menurun
Sabtu, 16 April 2022 - 08:05 WIB
loading...
Pemprov DKI menyebut kasus aktif Covid-19 di Ibu Kota terus mengalami penurunan. Foto/Ilustrasi/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mengklaim kasus Covid-19 di Ibu Kota terus mengalami penurunan, meskipun wilayahnya penyumbang terbesar. Namun, kasus aktif hingga Jumat (15/4/2022) mengalami penurunan sebanyak 294 kasus.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, kasus aktif Covid-19 kini turun menjadi 3.288 orang yang masih dirawat atau isolasi.
”Terus mengalami penurunan, hingga hari ini menurun 294 kasus,” kata Dwi melalui keterangan yang diterima SINDOnews, Sabtu (16/4/2022). Baca juga: Perbedaan Varian Deltacron dengan Omicron, Ini Kata Dokter Reisa
Berdasarkan jumlah kasus aktif tersebut, Dwi menjelaskan tingkat kesembuhan pasien Covid-19 berada pada persentase 98,5%. Sedangkan tingkat kematian menyentuh persentase 1,2%.
Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.226.739 dengan tingkat kesembuhan 98,5%, dan total 15.238 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6%,
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, kasus aktif Covid-19 kini turun menjadi 3.288 orang yang masih dirawat atau isolasi.
”Terus mengalami penurunan, hingga hari ini menurun 294 kasus,” kata Dwi melalui keterangan yang diterima SINDOnews, Sabtu (16/4/2022). Baca juga: Perbedaan Varian Deltacron dengan Omicron, Ini Kata Dokter Reisa
Berdasarkan jumlah kasus aktif tersebut, Dwi menjelaskan tingkat kesembuhan pasien Covid-19 berada pada persentase 98,5%. Sedangkan tingkat kematian menyentuh persentase 1,2%.
Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.226.739 dengan tingkat kesembuhan 98,5%, dan total 15.238 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6%,
Lihat Juga :