Warga Tumpahkan Unek-unek Soal Sampah dan Bantuan Masjid ke Rezki
Kamis, 14 April 2022 - 21:54 WIB
loading...
Anggota DPRD Kota Makassar, Rezki saat reses di Jalan Veteran Utara Lorong 43 Nomor 22 RT04/RW03, Kelurahan Maradekaya Kecamatan Makassar, Kamis (14/4/2022). Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Anggota DPRD Kota Makassar , Rezki, kembali melanjutkan reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang2021/2022, diJalan Veteran Utara Lorong 43 Nomor 22RT04/RW03, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Makassar, pada Kamis (14/4/2022).
Lokasi ini menjadi titik kelima dari enam titik lokasi reses yang dilakukan Rezki. Di lokasi ini, anggota Komisi B ini disambut meriah oleh para konstituennya. Tak ayal, ia pun dihujani dengan berbagai aspirasi menyangkut sejumlah persoalan.
Baca juga: Reses di Maricaya Baru, Rezki Tampung Aspirasi Terkait Pengerukan Sedimen
Salah satunya terkait masalah kebersihan. Salah seorang warga mengeluhkan jika petugas kebersihan enggan mengangkut sampah di luar dari sampah rumah tangga. Sehingga, warga kebingungan harus dikemanakan sampah-sampah lain, khususnya perabotan yang tak lagi digunakan.
"Sampah yang diangkut itu hanya sampah rumah tangga seperti sisa makanan dan lain-lain, tapi sampah bongkaran seperti kursi dan lemari rusak, itu tidak diangkut. Kami bingung harus dibawa ke mana sampah seperti ini," keluh seorang warga.
Selain masalah kebersihan, warga setempat juga memohon bantuan berupa kitab suci Al-Qur'an dan alat pendukung untuk menyokong kreativitas anggota majelis taklim.
"Kiranya kami di anggota majelis taklim bisa diberi bantuan rebana untuk alat latihan salawat dan syiar Islam, juga bantuan kitab suci Al-Qur'an," ucapnya.
Lokasi ini menjadi titik kelima dari enam titik lokasi reses yang dilakukan Rezki. Di lokasi ini, anggota Komisi B ini disambut meriah oleh para konstituennya. Tak ayal, ia pun dihujani dengan berbagai aspirasi menyangkut sejumlah persoalan.
Baca juga: Reses di Maricaya Baru, Rezki Tampung Aspirasi Terkait Pengerukan Sedimen
Salah satunya terkait masalah kebersihan. Salah seorang warga mengeluhkan jika petugas kebersihan enggan mengangkut sampah di luar dari sampah rumah tangga. Sehingga, warga kebingungan harus dikemanakan sampah-sampah lain, khususnya perabotan yang tak lagi digunakan.
"Sampah yang diangkut itu hanya sampah rumah tangga seperti sisa makanan dan lain-lain, tapi sampah bongkaran seperti kursi dan lemari rusak, itu tidak diangkut. Kami bingung harus dibawa ke mana sampah seperti ini," keluh seorang warga.
Selain masalah kebersihan, warga setempat juga memohon bantuan berupa kitab suci Al-Qur'an dan alat pendukung untuk menyokong kreativitas anggota majelis taklim.
"Kiranya kami di anggota majelis taklim bisa diberi bantuan rebana untuk alat latihan salawat dan syiar Islam, juga bantuan kitab suci Al-Qur'an," ucapnya.
Lihat Juga :