12 Rumah dan Pondok Pesantren Rusak Diterjang Angin Kencang di Wajo
Kamis, 14 April 2022 - 18:39 WIB
loading...
Salah satu rumah warga yang atapnya rusak diterjang angin kencang pada Rabu (13/4/2022) malam. Foto: SINDOnews/Reza Pahlevi
A
A
A
WAJO - 12 rumah dan sebuah bangunan pondok pesantren di Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo, Sulsel, rusak akibat diterjang angin kencang disertai hujan deraspada Rabu (13/4/2022) malam.
12 rumah tersebut masing-masing 9 di Desa Kalola, sebuah rumah di Kelurahan Tangkoli, serta sebuah rumah dan bangunan Pondok Pesantren di Desa Sogi.
Baca juga:Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Waspadai Hujan Kilat dan Angin Kencang
"Ada 12 rumah yang rusak, dan Ponpes Al Hadi," ujar Kapolsek Maniangpajo, Iptu Ami Suandi, Kamis (14/4/2022)
Menurutnya, sebagian besar rumah yang rusak berada pada bagian atap. Namun satu rumah di antaranya roboh lantaran kondisinya yang sudah lapuk.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. Kerugian akibat petistiwa itu ditaksir mencapai jutaan rupiah
Akibat kejadian ini, sejumlah warga yang rumahnya rusak terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya. Beberapa warga lain tetap memilih bertahan.
Baca juga: 7 Rumah Adat Toraja Porak-poranda Diterjang Angin Puting Beliung
Saat ini, masyarakat yang dibantu personel dari TNI dan Polri melakukan pembersihan bangunan rumah yang rusak.
"Kami bersama TNI dan Polri turun langsung ke lokasi kejadian membantu masyarakat memberdihkan material-material bangunan yang rusak akibat diterjang angin kencang ," pungkas Iptu Ami Suandi.
12 rumah tersebut masing-masing 9 di Desa Kalola, sebuah rumah di Kelurahan Tangkoli, serta sebuah rumah dan bangunan Pondok Pesantren di Desa Sogi.
Baca juga:Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Waspadai Hujan Kilat dan Angin Kencang
"Ada 12 rumah yang rusak, dan Ponpes Al Hadi," ujar Kapolsek Maniangpajo, Iptu Ami Suandi, Kamis (14/4/2022)
Menurutnya, sebagian besar rumah yang rusak berada pada bagian atap. Namun satu rumah di antaranya roboh lantaran kondisinya yang sudah lapuk.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. Kerugian akibat petistiwa itu ditaksir mencapai jutaan rupiah
Akibat kejadian ini, sejumlah warga yang rumahnya rusak terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya. Beberapa warga lain tetap memilih bertahan.
Baca juga: 7 Rumah Adat Toraja Porak-poranda Diterjang Angin Puting Beliung
Saat ini, masyarakat yang dibantu personel dari TNI dan Polri melakukan pembersihan bangunan rumah yang rusak.
"Kami bersama TNI dan Polri turun langsung ke lokasi kejadian membantu masyarakat memberdihkan material-material bangunan yang rusak akibat diterjang angin kencang ," pungkas Iptu Ami Suandi.
(luq)
Lihat Juga :