BPOM dan Anggota DPR RI Pantau Kualitas Pangan di Pasar Mattirowalie Barru
Selasa, 12 April 2022 - 16:32 WIB
loading...
Anggota DPR RI, Hasnah Syam memantau kualitas pangan yang dijual di Pasar Mattirowalie, Selasa (12/4/2022). Foto: SINDOnews/Muhammad Subhan
A
A
A
BARRU - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Makassar, Pemkab Barru, dan anggota DPR RI Hasnah Syam melakukan pengawasan bahan pangan di Pasar Mattirowalie, Sumpang Binangae Barru, Selasa (12/4/2022).
Beberapa ragam pangan yang dipantau rombongan berupa pangan segar, maupun produk olahan yang terdiri dari cendol, ikan segar, mi basah, ikan kering dan produk olahan lainnya.
Baca juga:Legislator DPR RI Bantu Masyarakat Duafa di Barru
"Pasar Mattirowalie pernah digaransi oleh BPOM menjadi pasar aman dari makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya. Hal ini kita harapkan dapat dipertahankan. Kami juga berharap agar masyarakat khususnya para penjual untuk tidak menambahkan bahan-bahan yang berbahaya kedalam olahannya," ucap Kepala BPOM Makassar , Hardaningsih.
Dalam pengawasan dipasar Mattirowalie ini, BPOM Makassar membawa langsung mobil pemeriksaan dan mengambil sampel makanan untuk dilakukan uji lab.
"Sengaja kami membawa langsung mobil pemeriksaan ke lapangan agar hasil uji lab terhadap bahan makanan yang beredar di pasar ini bisa disecepatnya diketahui," tutup Hardaningsih.
Baca juga:Sempat Positif Covid-19, Istri Bupati Barru Hasnah Syam Sembuh
Anggota DPR RI, Hasnah Syam bersama jajaran pemerintah daerah yang membidangi perekonomian, melakukan pemantauan lapangan dengan mengecek bahan pokok yang paling dibutuhkan oleh masyarakat saat ini.
"Kegiatan pengawasan langsung di pasar ini dilaksanakan untuk memastikan masyarakat memperoleh bahan makanan layak dan aman untuk dikonsumsi," sebut Hasnah Syam yang menyebut hal ini bagian dari tugasnya selaku anggota DPR RI di Komisi IX.
Baca juga:Waspada Kolesterol saat Ramadhan, Begini Tips Mengelolanya
Dirinya turun langsung ke pasar untuk memantau bahan pangan yang dijual di pasar didampingi Kadis Perindag Barru, Kabag Ekonomi dan Camat Barru.
Bu Dokter yang menjadi nama panggilan Hasnah Syam , berharap, dengan pemantauan pasar, masyarakat dan pedagang memiliki hubungan yang saling menguntungkan, baik dengan ketersediaan kebutuhan pangan, kesehatan bahan pangan, maupun harga yang layak dan sesuai.
Beberapa ragam pangan yang dipantau rombongan berupa pangan segar, maupun produk olahan yang terdiri dari cendol, ikan segar, mi basah, ikan kering dan produk olahan lainnya.
Baca juga:Legislator DPR RI Bantu Masyarakat Duafa di Barru
"Pasar Mattirowalie pernah digaransi oleh BPOM menjadi pasar aman dari makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya. Hal ini kita harapkan dapat dipertahankan. Kami juga berharap agar masyarakat khususnya para penjual untuk tidak menambahkan bahan-bahan yang berbahaya kedalam olahannya," ucap Kepala BPOM Makassar , Hardaningsih.
Dalam pengawasan dipasar Mattirowalie ini, BPOM Makassar membawa langsung mobil pemeriksaan dan mengambil sampel makanan untuk dilakukan uji lab.
"Sengaja kami membawa langsung mobil pemeriksaan ke lapangan agar hasil uji lab terhadap bahan makanan yang beredar di pasar ini bisa disecepatnya diketahui," tutup Hardaningsih.
Baca juga:Sempat Positif Covid-19, Istri Bupati Barru Hasnah Syam Sembuh
Anggota DPR RI, Hasnah Syam bersama jajaran pemerintah daerah yang membidangi perekonomian, melakukan pemantauan lapangan dengan mengecek bahan pokok yang paling dibutuhkan oleh masyarakat saat ini.
"Kegiatan pengawasan langsung di pasar ini dilaksanakan untuk memastikan masyarakat memperoleh bahan makanan layak dan aman untuk dikonsumsi," sebut Hasnah Syam yang menyebut hal ini bagian dari tugasnya selaku anggota DPR RI di Komisi IX.
Baca juga:Waspada Kolesterol saat Ramadhan, Begini Tips Mengelolanya
Dirinya turun langsung ke pasar untuk memantau bahan pangan yang dijual di pasar didampingi Kadis Perindag Barru, Kabag Ekonomi dan Camat Barru.
Bu Dokter yang menjadi nama panggilan Hasnah Syam , berharap, dengan pemantauan pasar, masyarakat dan pedagang memiliki hubungan yang saling menguntungkan, baik dengan ketersediaan kebutuhan pangan, kesehatan bahan pangan, maupun harga yang layak dan sesuai.
(luq)
Lihat Juga :