TNI Tangkap Kapal Pembawa PAO Ilegal di Perairan Bengkalis
Selasa, 12 April 2022 - 03:05 WIB
loading...
TNI Angkatan Laut dan KRI Sigurot-864 berhasil menangkap sebuah Tugboat TB Ever Sunrise dan Tongkang TK Ever Carrier berbendera Malaysia yang Palm Acid Oil (PAO) ilegal. Foto SINDOnews
A
A
A
DUMAI - TNI Angkatan Laut dan KRI Sigurot-864 berhasil menangkap sebuah Tugboat TB Ever Sunrise dan Tongkang TK Ever Carrier berbendera Malaysia yang membawa muatan 1.799,959 Metric Ton (MT) Palm Acid Oil (PAO) ilegal di Perairan Bengkalis, Provinsi Riau, Minggu (10/4/2022).
Palm Acid Oil (PAO) yang merupakan turunan dari CPO atau minyak sawit diangkut dari Dumai menuju Malaysia tanpa dilengkapi dokumen yang sah dan beberapa dokumen lainnya telah kadaluarsa. Baca juga: Bantu Amankan Ibu Kota, Lantamal III Jakarta Siapkan 200 Pasukan PHH
">Palm Acid Oil (PAO) yang merupakan turunan dari CPO atau minyak sawit diangkut dari Dumai menuju Malaysia tanpa dilengkapi dokumen yang sah dan beberapa dokumen lainnya telah kadaluarsa. Baca juga: Bantu Amankan Ibu Kota, Lantamal III Jakarta Siapkan 200 Pasukan PHH
Penangkapan berawal dari informasi intelijen tentang adanya kapal yang diduga membawa Palm Acid Oil dari Dumai menuju Malaysia. KRI Sigurot-864 yang sedang melaksanakan Patroli di perairan Selat Malaka langsung melakukan pengejaran setelah menerima informasi itu.
Usai menemukan tanda-tanda kapal yang dimaksud, KRI Sigurot-864 melakukan pengejaran serta penangkapan yang dilanjutkan dengan penyelidikan awal dengan melakukan peran pemeriksaan dan penggeledahan.
Kapal TB Ever Sunrise yamg didapati sedang menarik tongkang TK Ever Carrier diawaki 10 orang terdiri dari 6 WNI, 4 WNA, membawa muatan Palm Acid Oil (PAO) sebanyak 1.799,959 MT berlayar dari Dumai tujuan Johor-Malaysia tanpa dilengkapi dokumen dan beberapa sudah kadaluarsa.
Beberapa dokumen yang tidak ada seperti nota pelayanan ekspor, dokumen pemberitahuan ekspor barang dan ijin bongkar muat barang khusus/berbahaya. Selain itu, surat persetujuan keagenan kapal asing dan sertifikat anti-fouling internasional telah kadaluarsa. Baca juga: 8 Perwira Tinggi TNI AL Naik Pangkat, Berikut Ini Nama-namanya