MNC Group Bangun Masjid Al Hurriyah di Pasar Minggu, Megah dan Artistik
Jum'at, 08 April 2022 - 23:02 WIB
loading...
Megahnya Masjid Al Hurriyah yang dibangun MNC Group di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, memiliki makna mendalam pada setiap sisi bangunannya. Masjid Al Hurriyah mulai dibangun tahun 2018 dan selesai pada 2020. Foto: SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Megahnya Masjid Al Hurriyah yang dibangun oleh MNC Group di Pasar Minggu, Jakarta Selatan memiliki makna mendalam pada setiap sisi bangunannya. Masjid Al Hurriyah mulai dibangun tahun 2018 itu selesai pada tahun 2020.
Masjid Al Hurriyah yang kokoh berdiri ini merupakan masjid pindahan dari Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Pembangunannya menghabiskan biaya total tanah dan bangunan mencapai Rp18,8 miliar.
Arsitek Utama Masjid Al Hurriyah Abimantra Pradhana menjelaskan, desain bangunan pada masjid memiliki arti mendalam. Bahkan, lantai dari Masjid Al Hurriyah menggunakan granit sintetis menambah kesan elegan. Dalam masjid terkesan minimalis dan luas. Beberapa interior seperti jam digital dan lemari dinding berisi Al-Qur'an mengisi dinding masjid.
Baca juga: Nuansa Teduh Masjid Al Hurriyah, Bagi Takjil Buat Commuter
“Kami mencoba membuat arsitektur yang tak terikat oleh masa dan memiliki kontekstual lingkungan yang kuat," jelas Abimantra saat dikonfirmasi, Jumat (8/4/2022).
Melihat suasana di atas Masjid Al Hurriyah, ruang salat untuk wanita terlihat lega. Di sana juga telah disiapkan mukena dan sajadah untuk dipakai. Dinding pada beberapa bagian di atas terdapat sentuhan kayu-kayu yang berjarak. Pemandangan dari atas dapat melihat langsung jalanan dan stasiun kereta.
Masjid Al Hurriyah yang kokoh berdiri ini merupakan masjid pindahan dari Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Pembangunannya menghabiskan biaya total tanah dan bangunan mencapai Rp18,8 miliar.
Arsitek Utama Masjid Al Hurriyah Abimantra Pradhana menjelaskan, desain bangunan pada masjid memiliki arti mendalam. Bahkan, lantai dari Masjid Al Hurriyah menggunakan granit sintetis menambah kesan elegan. Dalam masjid terkesan minimalis dan luas. Beberapa interior seperti jam digital dan lemari dinding berisi Al-Qur'an mengisi dinding masjid.
Baca juga: Nuansa Teduh Masjid Al Hurriyah, Bagi Takjil Buat Commuter
“Kami mencoba membuat arsitektur yang tak terikat oleh masa dan memiliki kontekstual lingkungan yang kuat," jelas Abimantra saat dikonfirmasi, Jumat (8/4/2022).
Melihat suasana di atas Masjid Al Hurriyah, ruang salat untuk wanita terlihat lega. Di sana juga telah disiapkan mukena dan sajadah untuk dipakai. Dinding pada beberapa bagian di atas terdapat sentuhan kayu-kayu yang berjarak. Pemandangan dari atas dapat melihat langsung jalanan dan stasiun kereta.
Lihat Juga :