Kolonel Priyanto Sempat Kencing dan Buka Peta Sebelum Membuang 2 Sejoli Nagreg

Jum'at, 08 April 2022 - 01:18 WIB
loading...
Kolonel Priyanto Sempat...
Kolonel Priyanto mengaku sudah bulat memutuskan untuk membuang Handi dan Salsabila ke Sungai Serayu. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kolonel Priyanto, terdakwa pembunuhan terhadap dua sejoli di Nagreg, Jawa Barat, kembali menjalankan sidang lanjutan di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta. Dalam sidang, dia diminta menjelaskan kronologi pembuangan Handi (17) dan Salsabila (14) di Sungai Serayu, Jawa Tengah.

Priyanto mengaku sudah bulat memutuskan untuk membuang kedua sejoli bernasib nahas tersebut. Bahkan dia mengaku sempat berhenti sejenak di sebuah minimarket sembari mengecek titik lokasi sungai Serayu melalui aplikasi Google Maps.

"Begitu sampai di Indomaret, terdakwa buang air kecil?" tanya Hakim anggota, Kolonel Chk Surjadi Syamsir dalam sidang, Kamis (7/4/2022).

"Siap, betul," jawab Priyanto.

Baca juga: Terungkap! Kolonel Priyanto Ternyata Pernah Ngebom Sebuah Rumah

Hakim anggota Kolonel Surjadi menanyakan kembali darimana terdakwa mengetahui posisi Sungai Serayu di jalur perjalanan mereka membawa kedua korban. Menurut keterangan Priyanto, dia sudah mengetahuinya karena pernah bertugas waktu di Kodam 4.

"Saya tahu ada Sungai Serayu itu saat saya pulang pergi ke Cilacap, sehingga saya tahu ada Sungai Serayu disana," tutur Priyanto.

Kemudian Hakim anggota menanyakan kapan Priyanto mengecek lokasi Sungai Serayu melalui aplikasi Google Maps. Hal ini diperoleh dari keterangan saksi, Kopda Andreas Dwi Atmoko.

"Menurut kesaksian Dwi Atmoko, terdakwa saat itu buka Google Maps?" tanya Kolonel Surjadi. "Siap, karena kami tidak tahu lokasi persisnya," jawab Priyanto.



Diketahui, Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta menyidangkan Kolonel Inf Priyanto sebagai pelaku tabrak lari terhadap sejoli Salsabila dan Handi Saputra pada 8 Desember 2021. Oditurat Militer Tinggi II Jakarta memberikan dakwaan primer subsider dan dakwaan gabungan.

Oditur Militer Kolonel Sus Wirdel Boy mengatakan Kolonel Priyanto, yang menjadi otak di balik pembunuhan kedua korban, kini ditahan di Rutan Pomdam Jaya dan dikenakan dakwaan gabungan.

"Jadi ada primer subsider dan di bawahnya itu dakwaan gabungan. Untuk pasal primer subsider adalah pembunuhan berencana, pembunuhan, menghilangkan mayat dan merampas kemerdekaan orang lain," kata Wirdel kepada wartawan di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Selasa (8/3/2022).
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Hakim Perintahkan Barang...
Hakim Perintahkan Barang Bukti Tumbler hingga Video CCTV Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dimusnahkan
Oditur Militer: Jika...
Oditur Militer: Jika Kita Bisa Lihat Andrie Yunus, Tuntutan Bisa Lebih Tinggi
Rekomendasi
BMW Bedah M Concept...
BMW Bedah M Concept Neue Klasse, Sedan Listrik Tulen Berdesain Agresif
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Sambangi Yogyakarta, Cari Perempuan Berbakat dengan Kepedulian Sosial Tinggi
Berita Terkini
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved