Kasus Persekusi di Permata Buana Sudah Setahun, Polres Jakbar Tak Kunjung Tetapkan Tersangka

Senin, 04 April 2022 - 22:15 WIB
loading...
Kasus Persekusi di Permata...
Sudah lebih dari setahun kasus persekusi di Permata Buana, Jakarta Barat dengan korban Hartono Prasetya terjadi. Hingga kini kasus itu tidak mengalami titik terang. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sudah lebih dari setahun kasus persekusi di Permata Buana, Jakarta Barat dengan korban Hartono Prasetya terjadi. Namun, hingga kini kasus itu tidak mengalami titik terang.

Hal itu dikeluhkan korbannya Tony (64), panggilan akrab Hartono Prasetya. Dia melihat kasusnya tidak mengalami titik terang. "Saya punya ketakutan kasusnya berhenti," kata Tony, Senin (4/4/2022).
Baca juga: Polres Jakbar Periksa 11 Saksi Kasus Dugaan Persekusi Warga Permata Buana

Pada Oktober 2021 lalu kasus persekusi dengan korban Tony menghebohkan publik. Dia dipersekusi sekelompok warga pada 26 Februari 2021. Pemicu persekusi lantaran Tony dan 9 warga lainnya bersurat ke Wali Kota Jakarta Barat mengenai keamanan lantaran jalanannya yang tidak berportal. Dia kemudian melaporkan kejadian persekusi ke Polres Metro Jakarta Barat pada 3 Maret 2021.

Tony melaporkan kasus ini karena ingin mencari keadilan. Sebab, dia dan tetangganya pernah menjadi korban perampokan. Karena itu, pelaporan ini ingin memberi efek jera sehingga tidak ada lagi kejadian serupa.

Laporan Tony terungkap tak lama setelah ada kasus lainnya yang masih di wilayah Permata Buana. Sekelompok petugas keamanan melakukan persekusi dan memukul seorang warga hanya karena menolak untuk dipungut sejumlah uang.

Pengamat Hukum Universitas Trisakti Abdul Fickar menilai kasus semacam ini rawan dengan restorative justice. Bila itu terjadi tidak memberikan efek jera. "Agak aneh bila sekarang baru di-RJ-kan," ujarnya.

Padahal, konsep pendekatan restorative justice merupakan suatu pendekatan yang lebih menitikberatkan pada kondisi terciptanya keadilan dan keseimbangan bagi pelaku tindak pidana sekaligus korbannya sendiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Menag Yaqut Resmi...
Mantan Menag Yaqut Resmi Ditahan KPK terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
Polisi Tetapkan Pelaku...
Polisi Tetapkan Pelaku Penganiayaan Mahasiswi di Riau, jadi Tersangka!
Eks Kapolres Bima Kota...
Eks Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba!
Rekomendasi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved