Zyrex Catat Kenaikan Penjualan Selama Tahun 2021

Senin, 04 April 2022 - 09:37 WIB
loading...
Zyrex Catat Kenaikan...
Menutup tahun 2021, PT Zyrexindo Mandiri Buana, Tbk. (Zyrex) mencatat peningkatan kinerja luar biasa untuk tahun buku 1 Januari-31 Desember 2021. (Ist)
A A A
BOGOR - Menutup tahun 2021, PT Zyrexindo Mandiri Buana, Tbk. (Zyrex) mencatat peningkatan kinerja luar biasa untuk tahun buku 1 Januari-31 Desember 2021.

Zyrex membukukan penjualan sebesar Rp 650,8 Miliar di tahun 2021 dengan total 202,000 unit produk terjual dibandingkan Rp 223,5 Miliar di tahun sebelumnya, dengan peningkatan sebesar 192%.

Penjualan produk Laptop dan peralatan Mobile memberikan kontribusi sebesar Rp 569,7 Miliar dengan total 170,610 unit produk, penjualan produk-produk IT sebesar Rp76,3 Miliar dengan total 15,836 unit produk dan penjualan IoT (Internet of Things) & aksesoris lainnya sebesar Rp 4,9 Miliar dengan total 15,333 unit produk.

Untuk laba kotor, Zyrex membukukan Rp 117,6 Miliar dibandingkan Rp 65,5 Miliar di tahun 2020, yang setara dengan kenaikan sebesar 79,5%.

Laba bersih setelah pajak sebesar Rp 69,7 Miliar dibandingkan Rp 36,4 Miliar di tahun 2020, dengan kenaikan 91,7%. Return Of Equity (ROE) perusahaan ada di level 34,8% dengan Basic Earning Per Share (EPS) perusahaan menjadi 55,67.

Sedangkan untuk total aset di tahun 2021 adalah Rp 277,5 Miliar, naik signifikan 114% dari Rp 129,6 Miliar di akhir 2020. Peningkatan signifikan ini terjadi terutama karena peningkatan pada piutang usaha dan persediaan barang.

Di sisi lain, total liabilitas Perseroan menurun dari Rp 77,7 Miliar menjadi Rp 77,6 Miliar di 2021. Penurunan liabilitas tersebut terutama
disebabkan adanya liabilitas jangka pendek yang digunakan untuk modal kerja.

Kendati demikian, posisi rasio hutang terhadap ekuitas Perseroan masih terjaga baik di angka 38,7% dan rasio hutang terhadap aset di 27,9%, lebih rendah dibandingkan tahun 2020.

“Zyrex saat ini memasuki masa keemasan untuk bertumbuh secara eksponensial dengan adanya keberpihakan pemerintah terhadap produk dalam negeri. Bapak Presiden Jokowi telah mengeluarkan Inpres Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi dalam Rangka Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, di mana Pemerintah memiliki target belanja APBN paling sedikit Rp 400 Triliun untuk produk dalam negeri," ujar Timothy Siddik, selaku Direktur Utama Perseroan.

"Sebagai produk dalam negeri, ZYREX akan menggunakan kesempatan ini untuk melakukan pengembangan dan inovasi-inovasi baru, sehingga mengurangi ketergantungan terhadap komponen impor," tambah Timothy. Baca: 6 Korban Tewas Tabrakan Maut di Jalur Pantura Cirebon Masih di RS Waled.

Dengan dukungan kinerja penjualan yang signifikan di tahun 2021 dan melihat pasar Indonesia yang sangat berpotensial dan masih terus berkembang, maka perusahaan menargetkan Penjualan paling sedikit sebesar Rp 800 Miliar di tahun 2022 dan Laba Bersih setelah pajak ditargetkan sebesar Rp 91 Miliar.

"Perusahaan optimis dapat mencapai target tersebut dengan pertumbuhan bisnis di tiga segmen penjualan yakni bisnis ke konsumen, bisnis ke bisnis dan bisnis ke pemerintah," pungkasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Perkuat Akses Digital...
Perkuat Akses Digital di Papua Pegunungan, Community Gateway Diresmikan
55 UMKM di Bantargebang...
55 UMKM di Bantargebang Digembleng Go Digital
Teknologi Satelit Jadi...
Teknologi Satelit Jadi Solusi Konektivitas Digital di Kawasan Timur Indonesia
Pelatihan dari Dapur...
Pelatihan dari Dapur ke Pasar Digital di Bandung, Sandiaga Dorong Perempuan Naik Kelas
Anggota DPR Apresiasi...
Anggota DPR Apresiasi Semangat Anak Muda Hadirkan Aplikasi yang Berdayakan Peternak Lokal
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Rekomendasi
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Berita Terkini
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved