Pemkot Tangerang Kembali Berlakukan PTM 100% Mulai 4 April
Sabtu, 02 April 2022 - 02:50 WIB
loading...
Dinas Pendidikan Pemkot Tangerang menyatakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100% di sekolah akan diselenggarakan pada Senin, 4 April 2022 mendatang. Foto/SINDOnews
A
A
A
TANGERANG - Dinas Pendidikan (Dindik) Pemkot Tangerang menyatakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100% di sekolah akan diselenggarakan pada Senin, 4 April 2022 mendatang. Penerapan ini dilakukan dimulai dari jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP.
Kepala Dinas Pendidikan Pemkot Tangerang, Jamaluddin mengungkapkan penerapan ini dilakukan berdasarkan data kasus harian yang kian menurun setiap harinya. Dalam pelaksanannya nanti, Jamal mengungkapkan bahwa kegiatan belajar hanya dilakukan disekitar ruang kelas saja.
“Aktivitas pembelajaran masih dilakukan disekitar ruang kelas saja dalam pantauan guru dan satgas,” paparnya dalam keterangan yang diterima MNC Portal, Sabtu (2/4/2022).
Baca juga: Kemendikbudristek Sebut Vaksinasi Bukan Syarat Siswa untuk PTM
Diakui Jamal bahwa dalam pengawasan ini pihaknya sudah membentuk tim monitoring dengan sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Satpol PP, hingga pemerintahan setempat seperti kecamatan dan kelurahan. Hal ini dilakukan guna memantau kepatuhan aturan PTM 100% setiap harinya, demi meminimalisasi kelalaian atau kendornya kepatuhan warga sekolah terhadap prokes.
“Jika ditemukan positif rate diatas lima persen, Dindik akan langsung menutup sekolah tersebut secara total,” tegasnya.
Baca juga: Kota Tangerang Terapkan PTM 50 Persen Dibagi 2 Shift
Kepala Dinas Pendidikan Pemkot Tangerang, Jamaluddin mengungkapkan penerapan ini dilakukan berdasarkan data kasus harian yang kian menurun setiap harinya. Dalam pelaksanannya nanti, Jamal mengungkapkan bahwa kegiatan belajar hanya dilakukan disekitar ruang kelas saja.
“Aktivitas pembelajaran masih dilakukan disekitar ruang kelas saja dalam pantauan guru dan satgas,” paparnya dalam keterangan yang diterima MNC Portal, Sabtu (2/4/2022).
Baca juga: Kemendikbudristek Sebut Vaksinasi Bukan Syarat Siswa untuk PTM
Diakui Jamal bahwa dalam pengawasan ini pihaknya sudah membentuk tim monitoring dengan sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Satpol PP, hingga pemerintahan setempat seperti kecamatan dan kelurahan. Hal ini dilakukan guna memantau kepatuhan aturan PTM 100% setiap harinya, demi meminimalisasi kelalaian atau kendornya kepatuhan warga sekolah terhadap prokes.
“Jika ditemukan positif rate diatas lima persen, Dindik akan langsung menutup sekolah tersebut secara total,” tegasnya.
Baca juga: Kota Tangerang Terapkan PTM 50 Persen Dibagi 2 Shift
Lihat Juga :