Diskoperindag Diminta Segera Tuntaskan Dualisme Kepengurusan Koperasi Citra Hanau
Jum'at, 01 April 2022 - 08:59 WIB
loading...
Anggota DPRD Seruyan Arahman meminta kepada pemerintah daerah melalui Diskoperindag setempat agar masalah dualisme kepengurusan di Koperasi Citra Hanau segera diselesaikan. iNews TV/Sigit
A
A
A
SERUYAN - Anggota DPRD Seruyan Arahman meminta kepada pemerintah daerah melalui Diskoperindag setempat agar masalah dualisme kepengurusan di Koperasi Citra Hanau segera diselesaikan.
Koperasi tersebut dalam kurun waktu enam sampai tujuh tahun belakangan masih belum melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Maka secara Anggaran Dasar (AD) yang memimpin rapat tersebut adalah anggota, bukan ketua. Karena ketua koperasi sudah berakhir masa jabatannya.
"Sehingga kamarin itu saya yang ditunjuk oleh anggota koperasi untuk memimpin. Tanggal 26 Desember 2021 itu dilaksanakan lah RAT dengan agenda penyampaian pertanggungjawaban dan pemilihan pengurus baru. Jadi saat itu kuorum sudah tercapai dan pengurus barupun sudah terpilih secara demokrasi,"katanya, Senin (1/4/2022).
"Tetapi selang beberapa waktu saya tidak begitu memahami, ternyata ada pengurus baru juga yang muncul dengan membagikan selebaran tanda tangan ke anggota dari rumah ke rumah," tambahnya.
Saat itu, sebagian anggota juga tidak memahami mengenai selebaran yang minta ditandatangani itu ternyata adalah untuk meminta pergantian atau penunjukan pengurus. "Sehingga mereka sebagian besar menandatangani selebaran tersebut," ujarnya.
Koperasi tersebut dalam kurun waktu enam sampai tujuh tahun belakangan masih belum melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Maka secara Anggaran Dasar (AD) yang memimpin rapat tersebut adalah anggota, bukan ketua. Karena ketua koperasi sudah berakhir masa jabatannya.
"Sehingga kamarin itu saya yang ditunjuk oleh anggota koperasi untuk memimpin. Tanggal 26 Desember 2021 itu dilaksanakan lah RAT dengan agenda penyampaian pertanggungjawaban dan pemilihan pengurus baru. Jadi saat itu kuorum sudah tercapai dan pengurus barupun sudah terpilih secara demokrasi,"katanya, Senin (1/4/2022).
"Tetapi selang beberapa waktu saya tidak begitu memahami, ternyata ada pengurus baru juga yang muncul dengan membagikan selebaran tanda tangan ke anggota dari rumah ke rumah," tambahnya.
Saat itu, sebagian anggota juga tidak memahami mengenai selebaran yang minta ditandatangani itu ternyata adalah untuk meminta pergantian atau penunjukan pengurus. "Sehingga mereka sebagian besar menandatangani selebaran tersebut," ujarnya.
Lihat Juga :