Polisi Duga Penembakan KRL Terjadi Sebelum Masuk Stasiun Kebayoran Lama
Kamis, 31 Maret 2022 - 12:43 WIB
loading...
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan. Foto: Dok/MPI
A
A
A
JAKARTA - Polisi menduga kasus dugaan penembakan ke Kereta Rel Listrik ( KRL ) relasi Tanah Abang - Rangkasbitung berasal dari senjata jenis senapan angin . Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan.
Dia menerangkan saat itu, kereta baru mau masuk ke Stasiun Kebayoran. Tiba-tiba, kaca sebelah kanan retak dan berlubang. Baca juga: Prajurit TNI Sertu Eka dan Istri Meninggal Diserang KKB Papua, 2 Anaknya Selamat
"Saat kereta masuk ke Stasiun Kebayoran kira-kira 200 meter sebelum stasiun pukul 19.20 WIB telah terjadi penembakan dengan senapan angin yang mengakibatkan kaca sebelah kanan pecah kereta kelima dari depan," kata Zulpan kepada wartawan, Kamis (31/3/2022).
Saat ini, Zulpan menjelaskan pihaknya telah mengamankan proyektil peluru yang diduga dari senapan angin tersebut. Selain itu, sejumlah saksi juga sudah diperiksa oleh polisi.
"Saat ini kita sudah mengamankan barang bukti proyektil, ada proyektil kemudian pecahan kaca ya, kaca KRL, sekarang bukti proyektil sedang kita periksakan ke Labfor ya," terangnya.
Di sisi lain, Zulpan menerangkan sejauh ini tidak ada korban akibat tembakan dari senapan angin tersebut.
Dia menerangkan saat itu, kereta baru mau masuk ke Stasiun Kebayoran. Tiba-tiba, kaca sebelah kanan retak dan berlubang. Baca juga: Prajurit TNI Sertu Eka dan Istri Meninggal Diserang KKB Papua, 2 Anaknya Selamat
"Saat kereta masuk ke Stasiun Kebayoran kira-kira 200 meter sebelum stasiun pukul 19.20 WIB telah terjadi penembakan dengan senapan angin yang mengakibatkan kaca sebelah kanan pecah kereta kelima dari depan," kata Zulpan kepada wartawan, Kamis (31/3/2022).
Saat ini, Zulpan menjelaskan pihaknya telah mengamankan proyektil peluru yang diduga dari senapan angin tersebut. Selain itu, sejumlah saksi juga sudah diperiksa oleh polisi.
"Saat ini kita sudah mengamankan barang bukti proyektil, ada proyektil kemudian pecahan kaca ya, kaca KRL, sekarang bukti proyektil sedang kita periksakan ke Labfor ya," terangnya.
Di sisi lain, Zulpan menerangkan sejauh ini tidak ada korban akibat tembakan dari senapan angin tersebut.
Lihat Juga :