Prevalensi Stunting Memprihatinkan, Jabar Nyalakan Tanda Bahaya

Kamis, 31 Maret 2022 - 00:14 WIB
loading...
Prevalensi Stunting...
Seluruh kader PKK se-Jabar diintruksikan untuk memperbaharui data secara berkala untuk menekan prevalansi stunting. Foto/Dok
A A A
SUMEDANG - Angka prevalansi stunting di Provinsi Jawa Barat (Jabar) masih memprihatinkan. Diperlukan peran semua pihak, agar kasus stunting dapat terus ditekan. Dengan kondisi prevalansi yang masih memprihatinkan, Pemprov Jabar melalui Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jabar mengintruksikan seluruh kader PKK di Jabar untuk melakukan updating data kasus stunting setiap bulan.



"Updating data secara berkala itu diperlukan untuk memantau penurunan angka prevelansi stunting di Jabar," ujar Ketua TP PKK Jabar, Atalia Praratya dalam keterangan resminya, Rabu (30/3/2022). Baca juga: Cegah Stunting, BPSDM Jatim Sediakan Tempat Penitipan Anak bagi ASN

Diketahui, walaupun mengalami penurunan yang cukup signifikan, namun angka prevalensi stunting di Jabar hingga 2021 masih cukup tinggi. Pada 2021, angka prevelensi stunting di Jabar turun, yakni dari 31,5 persen pada 2018 menjadi 24,5 persen.

Lebih lanjut Atalia menyatakan komitmennya untuk terus menurunkan angka prevalensi stunting di Jabar, di antaranya dengan meningkatkan pola asuh, pola makan, dan sanitasi. "Pekerjaan rumah kita masih panjang karena Pak Gubernur Jawa Barat (Ridwan Kamil) mencanangkan tahun 2023 Jabar zero stunting. Jadi tidak boleh ada lagi kasus baru," tegas Atalia.

Hal tak kalah penting, lanjut Atalia, adalah kolaborasi harus terus dilakukan antara PKK dengan berbagai pihak terkait. Apalagi PKK memiliki banyak jaringan di seluruh daerah di Jabar. Baca juga: 428 Orang Tim Pendamping Keluarga Dikukuhkan untuk Tekan Stunting

"Mengapa PKK dianggap penting? Jejaring PKK ada 1,4 juta. Kita ada didalam Tim Pendamping Keluarga sekitar 37.164 bersama dengan para bidan, termasuk juga dari para KB. Kemudian kita juga ada yang namanya kader posyandu. Ada sekitar 380.000 kader, dan ada 52.000 posyandu," papar Atalia.

Sementara itu, dalam kunjungannya ke Command Center Kabupaten Sumedang, Selasa 29 Maret 2022 kemarin, Atalia menilai Sumedang telah melakukan updating data stunting secara berkala.

"Kabupaten Sumedang mempunyai data yang dapat dipertanggungjawabkan terkait dengan perkembangan stunting. Artinya, kabupaten Sumedang bisa mempertanggungjawabkan itu semua kepada pusat melalui pemanfaatan teknologi," tutur Atalia

Atalia juga mengaku bangga dengan Kabupaten Sumedang karena telah berhasil menanggulangi hal-hal yang fundamental dalam penanganan stunting dengan menyediakan satu data untuk semua dengan difasilitasi oleh Command Center. "Kita akan belajar banyak dari Sumedang dengan memanfaatkan SDM yang kita miliki guna membantu pemerintahan lebih baik," katanya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Diikuti 700 Pelari,...
Diikuti 700 Pelari, Nutrition Run 2026 Galang Donasi untuk Anak Stunting
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Kisah Karin Manuela...
Kisah Karin Manuela di Audisi Miss Indonesia 2026, Bangkit Setelah Gagal Tahun Lalu
Rekomendasi
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
8 Tanda Orang yang Mendapatkan...
8 Tanda Orang yang Mendapatkan Lailatul Qadar, Apa Saja?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved