Harga Telur di Pasar Tradisional Luwu Timur Naik Jelang Ramadhan
Selasa, 29 Maret 2022 - 13:35 WIB
loading...
Pedagang telur di Pasar Tradisional Malili, Kabupaten Luwu Timur, Niluh Armawati. Foto: SINDOnews/Fitra Budin
A
A
A
LUWU TIMUR - Harga telur ayam di Pasar Tradisional Malili, Kabupaten Luwu Timur mengalami kenaikan jelang Ramadhan. Kenaikan harganya saat ini berkisar 10%.
Kondisi ini diungkap salah satu pedagang di Pasar Tradisional Malili, Niluh Armawati. Saat ini kata dia, harga telur bebek dan ayam kampung mengalami kenaikan ke harga Rp70 ribu per kilogram.
Baca juga: Kepala Perwakilan BI Sulsel Prediksi Inflasi Naik pada Maret dan April
"Telur ayam kampung sama dengan telur bebek Rp70 ribu perkilo. Kalau ayam ras itu Rp42 ribu sekarang," ucap Niluh.
Selain telur ayam , komoditas lain yang mengalami kenaikan harga selama beberapa waktu terakhir adalah cabai merah keriting dan cabai merah besar. Begitupun dengan cabai rawit yang kini dijual Rp40 hingga Rp45 ribu per kilogram oleh pedagang di Pasar Tradisional Malili.
Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdakop-UKM) Luwu Timur sudah memprediksi kenaikan harga sejumlah komoditas jelang Ramadhan. Walau naik, stoknya dijamin aman.
"Untuk harga, perkiraan kenaikan minggu depan awal Ramadhan," ujar Kepala Disdakop-UKM, Senfry.
Baca juga: Sambut Ramadan, Dinas Pertanian Maros Gelar Gerakan Pangan Murah
Kenaikan harga bahan pokok tersebut, dikarenakan adanya permintaan yang membludak oleh konsumen sebagaimana biasanya terjadi menjelang Ramadhan. Terutama permintaan daging dan telur .
"Kenaikan ini dipicu karena permintaan meningkat, tapi kita berharap kenaikan ini dalam batas kewajaran. Komoditi yang diperkirakan naik ayam, telur , cabai besar, tomat," kata dia.
Kondisi ini diungkap salah satu pedagang di Pasar Tradisional Malili, Niluh Armawati. Saat ini kata dia, harga telur bebek dan ayam kampung mengalami kenaikan ke harga Rp70 ribu per kilogram.
Baca juga: Kepala Perwakilan BI Sulsel Prediksi Inflasi Naik pada Maret dan April
"Telur ayam kampung sama dengan telur bebek Rp70 ribu perkilo. Kalau ayam ras itu Rp42 ribu sekarang," ucap Niluh.
Selain telur ayam , komoditas lain yang mengalami kenaikan harga selama beberapa waktu terakhir adalah cabai merah keriting dan cabai merah besar. Begitupun dengan cabai rawit yang kini dijual Rp40 hingga Rp45 ribu per kilogram oleh pedagang di Pasar Tradisional Malili.
Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdakop-UKM) Luwu Timur sudah memprediksi kenaikan harga sejumlah komoditas jelang Ramadhan. Walau naik, stoknya dijamin aman.
"Untuk harga, perkiraan kenaikan minggu depan awal Ramadhan," ujar Kepala Disdakop-UKM, Senfry.
Baca juga: Sambut Ramadan, Dinas Pertanian Maros Gelar Gerakan Pangan Murah
Kenaikan harga bahan pokok tersebut, dikarenakan adanya permintaan yang membludak oleh konsumen sebagaimana biasanya terjadi menjelang Ramadhan. Terutama permintaan daging dan telur .
"Kenaikan ini dipicu karena permintaan meningkat, tapi kita berharap kenaikan ini dalam batas kewajaran. Komoditi yang diperkirakan naik ayam, telur , cabai besar, tomat," kata dia.
(luq)
Lihat Juga :