Cerita 2 Brimob Muda Selamat dari Serangan Tentara Belanda Berkat Lari Cepat
Senin, 28 Maret 2022 - 16:37 WIB
loading...
A
A
A
Di tengah kejadian itu, Agen Polisi Daliman merasa Yakob Maeloko berlari semakin cepat sehingga dia juga ikut mempercepat larinya. Ketika tembakan musuh tak terdengar, Daliman tidak mengingat berapa jauh mereka berlari tiba-tiba Yakob Maeloko terjatuh.
Baca juga: Kisah Komandan Brimob Kepung Mabes Polri Berbuntut Kapolri Soetjipto Mundur
Sambil terengah-engah dan kecapekan, Daliman mendekatinya dan bertanya, “Kok, kowe mlayu banter men to Kob, aku malah mbok ditinggal.” (Kok kamu lari cepat sekali Kob, aku malah ditinggal).
Dengan terengah-engah, Yakob Maeloko menjawab,”Aku ra ngerti je Man, kowe mau tak kiro Londo dadi aku mlayu terus…” (Aku tidak tahu Man, aku kira kamu tentara Belanda jadi aku lari terus).
Ternyata, terjadi salah pengertian antara dua Brimob muda ini. Agen Polisi Daliman merasa ditinggal, padahal Agen Polisi Yakob Maeloko mengira yang mengejarnya adalah tentara Belanda. Namun, berkat kesalahpahaman ini keduanya selamat dari kejaran tentara Belanda.
Baca juga: Kisah Komandan Brimob Kepung Mabes Polri Berbuntut Kapolri Soetjipto Mundur
Sambil terengah-engah dan kecapekan, Daliman mendekatinya dan bertanya, “Kok, kowe mlayu banter men to Kob, aku malah mbok ditinggal.” (Kok kamu lari cepat sekali Kob, aku malah ditinggal).
Dengan terengah-engah, Yakob Maeloko menjawab,”Aku ra ngerti je Man, kowe mau tak kiro Londo dadi aku mlayu terus…” (Aku tidak tahu Man, aku kira kamu tentara Belanda jadi aku lari terus).
Ternyata, terjadi salah pengertian antara dua Brimob muda ini. Agen Polisi Daliman merasa ditinggal, padahal Agen Polisi Yakob Maeloko mengira yang mengejarnya adalah tentara Belanda. Namun, berkat kesalahpahaman ini keduanya selamat dari kejaran tentara Belanda.
(jon)
Lihat Juga :