Warga Jongaya Digegerkan Penemuan Mayat di Halaman Belakang Sekolah
Minggu, 27 Maret 2022 - 20:38 WIB
loading...
A
A
A
"Disitu, korban dan beberapa rekannya menikmati minuma keras (miras) setelah beberapa saat kemudian saksi mendengar ada orang yang berteriak polisi. Sehingga saksi dan korban lari dengan cara memanjat rumah warga," jelasnya.
Dari situ lanjut dia, korban serta kawannya lari melewati atap rumah, saat posisi AG dan korban terpojok antara bagunan rumah dan tembok pagar pembatas sekolah yang tingginya sekitar dua meter.
"Jadi saksi AG nekad untuk turun lebih dahulu kemudian disusul oleh korban dan waktu korban turun dengan posisi mengelantung tiba-tiba tembok pagar pembatas sekolah yang dipegang korban runtuh menimpah korban," terang AKBP Ronald.
Melihat kejadian tersebut, AG hendak mengangkat tembok pagar sekolah yang menimpa korban dan saat itu korban sudah tidak bernyawa.
"Pas tembok jatuh AG mencoba mengangkat tembok tersebut, kemudian berangkat menuju rumah orang tua korban untuk memberitahukan kabar kematian korban," sambungnya.
Dari situ lanjut dia, korban serta kawannya lari melewati atap rumah, saat posisi AG dan korban terpojok antara bagunan rumah dan tembok pagar pembatas sekolah yang tingginya sekitar dua meter.
"Jadi saksi AG nekad untuk turun lebih dahulu kemudian disusul oleh korban dan waktu korban turun dengan posisi mengelantung tiba-tiba tembok pagar pembatas sekolah yang dipegang korban runtuh menimpah korban," terang AKBP Ronald.
Melihat kejadian tersebut, AG hendak mengangkat tembok pagar sekolah yang menimpa korban dan saat itu korban sudah tidak bernyawa.
"Pas tembok jatuh AG mencoba mengangkat tembok tersebut, kemudian berangkat menuju rumah orang tua korban untuk memberitahukan kabar kematian korban," sambungnya.
Lihat Juga :