4 Penyebab Tawuran Pelajar di Jakarta, Nomor 2 Bikin Miris
Minggu, 27 Maret 2022 - 06:19 WIB
loading...
A
A
A
Dalam hal ini, siswa tersebut tidak bisa menolaknya karena dia tahu akan ada konsekuensi yang didapat apabila dia tidak mengikuti teman-temannya, seperti diasingkan, di bully, bahkan mungkin mendapat perlakuan kekerasan sekalipun.
Selain dari lingkungan sekolah, penyebab pelajar sering melakukan tawuran juga disebabkan oleh lingkungan tempat tinggalnya. Hal ini bisa terjadi ketika pelajar tersebut tinggal di lingkungan yang buruk serta turut bergaul dengan orang-orang sekitar yang memiliki sifat dan perilaku buruk juga. Secara tidak langsung, dia akan mencontohnya dan mencoba untuk mempraktekannya ketika berada di sekolah.
2. Faktor Keluarga
Penyebab tawuran pelajar yang berikutnya datang karena faktor keluarga. Keluarga memiliki peran besar dalam membimbing dan mendidik anaknya untuk menghindari hal-hal menyimpang yang mungkin diperbuatnya. Baca juga: Bawa Empat Golok, Remaja Pelaku Tawuran Diringkus
Namun, pada kenyataannya, banyak ditemui orang tua atau keluarga yang terkesan tidak peduli dengan apa yang dilakukan anaknya di luar sana. Mereka beralasan bahwa anaknya sudah cukup besar dan dewasa sehingga bisa memilah mana yang benar dan mana yang salah.
Selain itu, kondisi keluarga yang kerap terjadi tindak kekerasan juga bisa berpengaruh pada psikologis anak. Hal tersebut bisa menjadikan anak tumbuh dengan kecenderungan untuk suka menimbulkan masalah dan berakhir dengan perkelahian.
3. Terpengaruh Media
Selain dari lingkungan sekolah, penyebab pelajar sering melakukan tawuran juga disebabkan oleh lingkungan tempat tinggalnya. Hal ini bisa terjadi ketika pelajar tersebut tinggal di lingkungan yang buruk serta turut bergaul dengan orang-orang sekitar yang memiliki sifat dan perilaku buruk juga. Secara tidak langsung, dia akan mencontohnya dan mencoba untuk mempraktekannya ketika berada di sekolah.
2. Faktor Keluarga
Penyebab tawuran pelajar yang berikutnya datang karena faktor keluarga. Keluarga memiliki peran besar dalam membimbing dan mendidik anaknya untuk menghindari hal-hal menyimpang yang mungkin diperbuatnya. Baca juga: Bawa Empat Golok, Remaja Pelaku Tawuran Diringkus
Namun, pada kenyataannya, banyak ditemui orang tua atau keluarga yang terkesan tidak peduli dengan apa yang dilakukan anaknya di luar sana. Mereka beralasan bahwa anaknya sudah cukup besar dan dewasa sehingga bisa memilah mana yang benar dan mana yang salah.
Selain itu, kondisi keluarga yang kerap terjadi tindak kekerasan juga bisa berpengaruh pada psikologis anak. Hal tersebut bisa menjadikan anak tumbuh dengan kecenderungan untuk suka menimbulkan masalah dan berakhir dengan perkelahian.
3. Terpengaruh Media
Lihat Juga :