Pelat Nomor Harley Davidson Penabrak Bocah Kembar Palsu, HDCI Bandung Bilang Begini
Jum'at, 18 Maret 2022 - 18:44 WIB
loading...
Salah satu dari dua moge Harley Davidson penabrak bocah kembar hingga tewas di Pangandaran, dipastikan menggunakan nomor polisi palsu. Foto/Dok.
A
A
A
BANDUNG - Pelat nomor salah satu motor gede (Moge) Harley Davidson, yang menabrak bocah kembar hingga tewas di Kabupaten Pangandaran, ternyata palsu. Penggunaan plat nomor palsu ini, juga sudah dipastikan oleh polisi, yakni untuk Harley Davidson bernomor polisi D 1993 NA.
Baca juga: Bocah Kembar Tewas Ditabrak Konvoi Moge, Warga Pasang Spanduk: Kapan Harley Davidson Hargai Manusia
Menyikapi hal tersebut, Ketua HDCI Bandung Glenarto mengatakan, sesuai AD/ART organisasi, pihaknya telah mewajibkan seluruh anggotanya melengkapi surat-surat kendaraan. Dia menduga, anggotanya yang menggunakan nomor polisi palsu itu memiliki lebih dari satu moge.
"Untuk anggota itu kan ada yang mempunyai motor dua, tiga kemudian mengoleksi dan sebagainya. Itulah yang mungkin tidak terdaftar dan pada saat kejadian itu dipakai," ujar Glen, sapaan akrabnya, Sabtu (18/3/2022).
Baca juga: Kisah Marlon Lumangkun Penjual Gorengan yang Raup Untung Puluhan Juta hingga Mampu Beli Mobil
Glen juga memastikan, pihaknya kerap melakukan pengecekan moge-moge yang digunakan anggotanya secara berkala. Namun, diakui Glen, ada anggota yang melapor, ada pula yang tidak. "Tapi paling tidak kita selalu mengadakan pengecekan berkala terhadap kendaraan, biasanya dilakukan tiap tahun," katanya.
Baca juga: Bocah Kembar Tewas Ditabrak Konvoi Moge, Warga Pasang Spanduk: Kapan Harley Davidson Hargai Manusia
Menyikapi hal tersebut, Ketua HDCI Bandung Glenarto mengatakan, sesuai AD/ART organisasi, pihaknya telah mewajibkan seluruh anggotanya melengkapi surat-surat kendaraan. Dia menduga, anggotanya yang menggunakan nomor polisi palsu itu memiliki lebih dari satu moge.
"Untuk anggota itu kan ada yang mempunyai motor dua, tiga kemudian mengoleksi dan sebagainya. Itulah yang mungkin tidak terdaftar dan pada saat kejadian itu dipakai," ujar Glen, sapaan akrabnya, Sabtu (18/3/2022).
Baca juga: Kisah Marlon Lumangkun Penjual Gorengan yang Raup Untung Puluhan Juta hingga Mampu Beli Mobil
Glen juga memastikan, pihaknya kerap melakukan pengecekan moge-moge yang digunakan anggotanya secara berkala. Namun, diakui Glen, ada anggota yang melapor, ada pula yang tidak. "Tapi paling tidak kita selalu mengadakan pengecekan berkala terhadap kendaraan, biasanya dilakukan tiap tahun," katanya.
Lihat Juga :