Jakarta Belum Endemi, Dinkes: Sedang Persiapan Transisi Menuju Tatanan Baru
Jum'at, 18 Maret 2022 - 09:16 WIB
loading...
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan saat ini Jakarta belum memasuki fase endemi. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan saat ini Jakarta belum memasuki fase endemi . Namun Jakarta tidak menutup kemungkinan bisa segera memasuki tatanan baru.
Baca juga: Indonesia Diprediksi Tak Lama Lagi Masuki Fase Endemi Covid-19
"Belum, belum endemi (Jakarta)," kata Dwi saat dihubungi, Kamis (17/3/2022).
Kendati demikian, Dwi mengaku tengah mempersiapkan transisi dari pandemi Covid-19 ke endemi menuju kehidupan tatanan baru.
"Tapi kita bersiap, nanti pada saat endemi mau seperti apa. Terus kita terapkan untuk kehidupan tatanan baru itu. Itu yang kita siapin dari sekarang," bebernya.
Baca juga: Covid-19 di Indonesia Bisa Menjadi Endemi kalau Penuhi 6 Kondisi Ini
Dwi sebelumnya mengatakan selama periode 1 November 2021 hingga 16 Maret 2022 atau sejak kemunculan varian Omicron sebanyak 1.477 pasien Covid-19 di Jakarta meninggal.
Sebanyak 50 persen dari jumlah pasien Covid-19 tersebut belum menjalani vaksinasi dosis lengkap.
Baca juga: Indonesia Diprediksi Tak Lama Lagi Masuki Fase Endemi Covid-19
"Belum, belum endemi (Jakarta)," kata Dwi saat dihubungi, Kamis (17/3/2022).
Kendati demikian, Dwi mengaku tengah mempersiapkan transisi dari pandemi Covid-19 ke endemi menuju kehidupan tatanan baru.
"Tapi kita bersiap, nanti pada saat endemi mau seperti apa. Terus kita terapkan untuk kehidupan tatanan baru itu. Itu yang kita siapin dari sekarang," bebernya.
Baca juga: Covid-19 di Indonesia Bisa Menjadi Endemi kalau Penuhi 6 Kondisi Ini
Dwi sebelumnya mengatakan selama periode 1 November 2021 hingga 16 Maret 2022 atau sejak kemunculan varian Omicron sebanyak 1.477 pasien Covid-19 di Jakarta meninggal.
Sebanyak 50 persen dari jumlah pasien Covid-19 tersebut belum menjalani vaksinasi dosis lengkap.
(thm)
Lihat Juga :