Tawuran Pemuda di Palmerah, 1 Tewas Terkena Sabetan Celurit di Dada
Rabu, 16 Maret 2022 - 20:17 WIB
loading...
Aksi tawuran pemuda kembali pecah di Jalan Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat. Dalam tawuran itu satu orang tewas dengan luka sabetan pada bagian dada. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Aksi tawuran pemuda kembali pecah di Jalan Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat. Dalam tawuran itu satu orang tewas dengan luka sabetan pada bagian dada.
Warga sekitar lokasi bernama Mulyadi (59) mengatakan, aksi tawuran antarkelompok pemuda itu terjadi pada Selasa (15/3/2022) sekitar pukul 02.30 WIB. Ia melihat korban tewas dengan kondisi tergeletak.
Baca juga: Mau Tawuran, 5 Remaja Bercelurit di Kebon Jeruk Ditangkap Polisi
"Saya ngeliat sekali korban kena sabetan celurit. Saya ngeliat emang, menyaksikan korban tergeletak. Kalau enggak salah beberapa orang diamankan di Polsek Palmerah," ujarnya, Rabu (16/3/2022).
Menurut Mulyadi, tawuran antarwarga memang kerap terjadi di wilayah Kota Bambu Utara. Kedua kelompok yang terlibat tawuran juga sudah saling kenal.
"Mereka saling kenal. Cuma ada yang bilang 'kalau enggga ikut lu banci, gitu'. Tapi itukan sudah membahayakan. Terjadilah kejadian itu (tawuran)," katanya.
Baca juga: Tawuran Gemparkan Makassar, 1 Remaja Tewas Tertembus Anak Panah
Saat itu ia melihat kedua kelompok pemuda membawa senjata tajam saat tawuran. Adapun yang ikut tawuran rata-rata pemuda berusia 17-20 tahun.
Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Barat Iptu Rizky Ari membenarkan adanya aksi tawuran itu. Pihaknya juga telah mengamankan sebanyak lima orang yang diduga terlibat tawuran.
"Yang diamankan lima orang, tapi pelaku yang ngeberi (membacok) korban cuma tiga orang," ujarnya saat dikonfirmasi.
Rizky menyebut satu orang meninggal dunia di tempat karena mengalami luka akibat sabetan celurit pada bagian dada. "Korban RY luka di bagian dada," tukasnya.
Saat ini, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap kelima orang terduga pelaku yang diamankan.
Warga sekitar lokasi bernama Mulyadi (59) mengatakan, aksi tawuran antarkelompok pemuda itu terjadi pada Selasa (15/3/2022) sekitar pukul 02.30 WIB. Ia melihat korban tewas dengan kondisi tergeletak.
Baca juga: Mau Tawuran, 5 Remaja Bercelurit di Kebon Jeruk Ditangkap Polisi
"Saya ngeliat sekali korban kena sabetan celurit. Saya ngeliat emang, menyaksikan korban tergeletak. Kalau enggak salah beberapa orang diamankan di Polsek Palmerah," ujarnya, Rabu (16/3/2022).
Menurut Mulyadi, tawuran antarwarga memang kerap terjadi di wilayah Kota Bambu Utara. Kedua kelompok yang terlibat tawuran juga sudah saling kenal.
"Mereka saling kenal. Cuma ada yang bilang 'kalau enggga ikut lu banci, gitu'. Tapi itukan sudah membahayakan. Terjadilah kejadian itu (tawuran)," katanya.
Baca juga: Tawuran Gemparkan Makassar, 1 Remaja Tewas Tertembus Anak Panah
Saat itu ia melihat kedua kelompok pemuda membawa senjata tajam saat tawuran. Adapun yang ikut tawuran rata-rata pemuda berusia 17-20 tahun.
Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Barat Iptu Rizky Ari membenarkan adanya aksi tawuran itu. Pihaknya juga telah mengamankan sebanyak lima orang yang diduga terlibat tawuran.
"Yang diamankan lima orang, tapi pelaku yang ngeberi (membacok) korban cuma tiga orang," ujarnya saat dikonfirmasi.
Rizky menyebut satu orang meninggal dunia di tempat karena mengalami luka akibat sabetan celurit pada bagian dada. "Korban RY luka di bagian dada," tukasnya.
Saat ini, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap kelima orang terduga pelaku yang diamankan.
(thm)
Lihat Juga :