Sindikat Pembuat dan Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi

Selasa, 16 Juni 2020 - 15:32 WIB
loading...
Sindikat Pembuat dan...
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto saat menggelar jumpa pers pengungkapan sindikat uang palsu antar provinsi. Foto/iNews/Agus Ismanto
A A A
GRESIK - Sindikat pembuat dan pengedar uang palsu (upal) antar provinsi diringkus petugas Satreskrim Polres Gresik, melalui operasi tangkap tangan.

Selain mengamankan uang palsu pecahan Rp100.000, senilai Rp50 juta, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain. Di antaranya mesin cetak, alat sablon dan tintas. (Baca juga: Ketahuan Beli Rokok Pakai Uang Palsu, Dua Pengedar Upal Dibekuk )

Tiga orang tersangka yakni, AR (25), ES (50), MNA (49) dan CW (49) diringkus polisi karena diduga membuat dan mengedarkan uang palsu.

Kawanan tersangka diringkus secara terpisah, setelah polisi meringkus tersangka MNA, saat bertransaksi di sebuah toko kelontong di Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Dari hasil pengembangan kasusnya, polisi akhirnya meringkus tersangka lain. Yakni, CW, warga Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri yang berperan sebagai pembuat upal.

Tersangka MNA, di hadapan polisi, mengaku, mendapatkan uang palsu dari dari CW dengan cara menukarkan uang asli sebesar Rp1 juta dengan upal pecahan Rp100.000, senilai Rp4 juta.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, tersangka telah melancarkan aksinya, sejak tahun 2019 lalu dan memproduksi sebanyak Rp200 juta, pecahan Rp100.000.

“Uang palsu produksi komplotan ini telah diedarkan melalui jaringannya di sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah hingga DKI Jakarta,” kata Arif Fitrianto, Selasa (16/6/220).

Akibat perbuatannya, 4 orang kawanan tersangka dijerat pasal 244 dan 245 KUHP, tentang peredaran uang kertas negara dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kronologi 2 WN Liberia...
Kronologi 2 WN Liberia Ditangkap terkait Kasus Penipuan Modus Black Dollar
Ribuan Lembar Dolar...
Ribuan Lembar Dolar Palsu Disita Polisi Menjelang Nataru, 2 Orang Dibekuk
Kronologi Mantan Artis...
Kronologi Mantan Artis Drama Kolosal Sekar Arum Ditangkap terkait Uang Palsu
Edarkan Uang Palsu Rp223...
Edarkan Uang Palsu Rp223 Juta, Mantan Artis Sinetron SA Ditangkap
Bongkar Rumah Produksi...
Bongkar Rumah Produksi Uang Palsu di Bogor, Polsek Tanah Abang Sita Rp451,7 Juta
Profil Annar Salahuddin...
Profil Annar Salahuddin Sampetoding, Tersangka Pemasok Bahan Baku Uang Palsu di Kampus UIN Alauddin Makassar
Mata Uang yang Paling...
Mata Uang yang Paling Banyak Dipalsukan di Dunia, Dolar AS Jadi Target Utama
Beroperasi sejak Awal...
Beroperasi sejak Awal 2024, 10 Tersangka Berhasil Jual Uang Palsu Senilai Rp6 Miliar
Polri Gerebek Kios Percetakan...
Polri Gerebek Kios Percetakan Rp1,2 Miliar Uang Palsu, 10 Orang Jadi Tersangka
Rekomendasi
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved