Kawasan Istana Tamalate Diduga Dirusak, Pemkab Gowa Lapor ke Polisi
Kamis, 10 Maret 2022 - 16:11 WIB
loading...
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Andi Tenriwati Tahri (tengah) saat melaporkan dugaan pengrusakan di Kawasan Istana Tamalate ke Polres Gowa, Kamis (10/3/2022). Foto: SINDOnews/Herni Amir
A
A
A
GOWA - Pemkab Gowa melayangkan laporan ke pihak kepolisian terkait dugaan pengrusakan di Kawasan Istana Tamalate Sungguminasa, di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Andi Tenriwati Tahri mengatakan, pengrusakan diduga terjadi pada Kamis (10/3) dini hari. Ada empat hiasan berbentuk bola yang dirusak. Hiasan dari campuran semen ini pecah dan bergeser dari tempatnya.
Baca juga:Bupati Gowa Tinjau Kawasan Revitalisasi Balla Lompoa Jelang Peresmian
Dari 24 buah hiasan yang ada, 4 yang pecah, jadi tersisa 20 buah. Hiasan ini dipesan khusus dari luar. Padahal, kawasan ini rencananya akan diresmikan pada 17 Maret mendatang.
"Atas petunjuk pimpinan, Bapak Bupati Gowa hari ini kami membuat laporan di Kepolisian," kata Andi Tenriwati Tahri selaku penanggung jawab Kawasan Istana Ballo Lompoa dan Istana Tamalate, saat ditemui di Mapolres Gowa.
Dirinya menjelaskan, kerusakan ini pertama diketahui dari laporan koordinator penjaga Kawasan Museum Balla Lompoa dan Istana Tamalate Sungguminasa, Mannaungi Daeng Sewang.
Baca juga:SYL Perkenalkan Kerajaan Gowa ke Pejabat Kementerian Pertanian
"Tadi pagi saya dapat laporan dari koordinator penjaga yang menyampaikan kerusakan ini. Jadi saya langsung ke lokasi mengeceknya dan memang ada rusak," jelasnya.
Pengrusakan diperkirakan terjadi Kamis dini hari saat penjagaan kosong. Menurut Andi Tenriwati sistem penjagaan saat ini di Kawasan Museum Balla Lompoa dan Istana Tamalate belum 24 jam.
"Terakhir penjaga tinggalkan kawasan istana jam 12.00 malam tadi. Dan sebenarnya hari ini kita sudah mulai berlakukan penjagaan selama 24 jam dengan sistem shift-shif-an, kita sudah rapatkan kemarin," ujarnya.
Baca juga:Replika Balla Lompoa di Afrika Selatan Akan Jadi Pusat Kajian Islam
Olehnya itu, dirinya berharap proses di Polres bisa berjalan dengan cepat dan bisa terungkap. Dirinya juga akan berkoordinasi dengan beberapa toko di sekitar kawasan Museum Balla Lompoa dan Istana Tamalate untuk mengecek CCTV.
"Langkah selanjutnya kita menunggu hasil pemeriksaan dan investigasi dari Polres. Kita berharap ini cepat terungkap," harapnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Andi Tenriwati Tahri mengatakan, pengrusakan diduga terjadi pada Kamis (10/3) dini hari. Ada empat hiasan berbentuk bola yang dirusak. Hiasan dari campuran semen ini pecah dan bergeser dari tempatnya.
Baca juga:Bupati Gowa Tinjau Kawasan Revitalisasi Balla Lompoa Jelang Peresmian
Dari 24 buah hiasan yang ada, 4 yang pecah, jadi tersisa 20 buah. Hiasan ini dipesan khusus dari luar. Padahal, kawasan ini rencananya akan diresmikan pada 17 Maret mendatang.
"Atas petunjuk pimpinan, Bapak Bupati Gowa hari ini kami membuat laporan di Kepolisian," kata Andi Tenriwati Tahri selaku penanggung jawab Kawasan Istana Ballo Lompoa dan Istana Tamalate, saat ditemui di Mapolres Gowa.
Dirinya menjelaskan, kerusakan ini pertama diketahui dari laporan koordinator penjaga Kawasan Museum Balla Lompoa dan Istana Tamalate Sungguminasa, Mannaungi Daeng Sewang.
Baca juga:SYL Perkenalkan Kerajaan Gowa ke Pejabat Kementerian Pertanian
"Tadi pagi saya dapat laporan dari koordinator penjaga yang menyampaikan kerusakan ini. Jadi saya langsung ke lokasi mengeceknya dan memang ada rusak," jelasnya.
Pengrusakan diperkirakan terjadi Kamis dini hari saat penjagaan kosong. Menurut Andi Tenriwati sistem penjagaan saat ini di Kawasan Museum Balla Lompoa dan Istana Tamalate belum 24 jam.
"Terakhir penjaga tinggalkan kawasan istana jam 12.00 malam tadi. Dan sebenarnya hari ini kita sudah mulai berlakukan penjagaan selama 24 jam dengan sistem shift-shif-an, kita sudah rapatkan kemarin," ujarnya.
Baca juga:Replika Balla Lompoa di Afrika Selatan Akan Jadi Pusat Kajian Islam
Olehnya itu, dirinya berharap proses di Polres bisa berjalan dengan cepat dan bisa terungkap. Dirinya juga akan berkoordinasi dengan beberapa toko di sekitar kawasan Museum Balla Lompoa dan Istana Tamalate untuk mengecek CCTV.
"Langkah selanjutnya kita menunggu hasil pemeriksaan dan investigasi dari Polres. Kita berharap ini cepat terungkap," harapnya.
(luq)
Lihat Juga :