4 Kali Hilang, Nenek Pikun Asal Pademangan Akhirnya Kembali ke Rumah

Kamis, 10 Maret 2022 - 11:32 WIB
loading...
4 Kali Hilang, Nenek...
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menemukan seorang nenek yang sempat luntang-lantung di wilayah Kabupaten Batang selama dua pekan. Foto: MPI/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Dinas Sosial ( Dinsos ) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menemukan seorang nenek yang sempat luntang-lantung di wilayah Kabupaten Batang selama dua pekan. Saat mencoba untuk berkomunikasi, nenek tersebut rupanya sudah lupa ingatan atau pikun.

Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Pademangan Sarmudi mengatakan Dinas Sosial Kabupaten Batang yang berkoordinasi dengan Dinas Sosial DKI Jakarta untuk memastikan bahwa nenek merupakan warga Jakarta. Baca juga: Dinsos DKI Data Warga Disabilitas, Begini Caranya

Setelah dilakukan kroscek, Nenek Turah (70) merupakan warga RW 07 Kelurahan Pademangan Barat, Pademangan, Jakarta Utara. Kemudian, Turah diantar petugas Dinsos menuju Pademangan setelah menempuh perjalanan dua belas jam.

"Iya benar. Semalam kami menerima nenek Turah bersama keluarga dan pengurus RW di Kantor Kecamatan Pademangan," kata Sarmudi saat dikonfirmasi pada Kamis (10/3/2022).



Dijelaskan Sarmudi, nenek Turah yang sudah kurang ingatan ini lepas pengawasan keluarga dan pergi meninggalkan keluarga dengan bekal uang saku yang dimilikinya dan berangkat menaiki bus AKAP menujuBatang

"Dia hanya berbekal uang saku, tidak membawa identitas KTP. Petugas Dinas Sosial Kabupaten Batang mengetahui domisili nenek Turah dengan berkoordinasi melalui Dinas Sosial daerah lainnya termasuk DKI Jakarta yang memiliki daftar orang hilang," jelasnya.

Sarmudi menambahkan bahwa keluarga mengakui hilangnya Nenek Turah kali ini merupakan kejadian yang keempat kalinya setelah mengalami pikun. Untuk itu dirinya meminta keluarga meningkatkan pengawasan. Baca juga: Dinsos Kota Tangerang Salurkan Bantuan 200 Kursi Roda

"Informasi keluarganya nenek Turah ini sudah empat kali menghilang karena lepas pengawasan. Kami meminta keluarga untuk meningkatkan pengawasan terhadapnya dan tidak memberikan uang saku bernilai cukup besar yang bisa dijadikannya sebagai ongkos menaiki transportasi umum," tutupnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Rekomendasi
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Berita Terkini
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Infografis
Pasukan Korea Utara...
Pasukan Korea Utara Kembali ke Garis Depan Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved