Aturan Baru Perjalanan Domestik Diharap Tingkatkan Wisatawan di Sulsel

Rabu, 09 Maret 2022 - 19:41 WIB
loading...
Aturan Baru Perjalanan...
Kawasan wisata titik nol di Bulukumba. Salah satu destinasi wisata andalan di Sulsel. Foto: Sindonews/dok
A A A
MAKASSAR - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sulawesi Selatan, menyambut baik kebijakan baru aturan perjalanan domestik yang mulai dilonggarkan.

Kebijakan baru itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Satgas Covid-19 mengenai perjalanan orang di dalam negeri. SE tersebut bernomor 11 Tahun 2022 dan berlaku mulai 8 Maret 2022.

Baca Juga: Menparekraf Umumkan 300 Desa Wisata, Sulsel Terbanyak Kedua

Dalam SE terbaru ini, Satgas Covid-19 melonggarkan persyaratan perjalanan orang di dalam negeri. Yakni, bagi pelaku perjalanan yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis kedua atau vaksin booster, tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen. Sementara yang baru satu kali vaksin, tetap harus menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR.

Sekretaris Disbudpar Sulsel, Devo Khaddafi menuturkan, pembebasan aturan penggunaan PCR dan antigen cukup berpengaruh pada turunnya kunjungan wisatawan. Sehingga, dengan terbitnya aturan baru ini, disebut memberi angin segar bagi sektor pariwisata .

"Kami sambut baik pencabutan kebijakan PCR dan antigen untuk pengguna angkutan. Ini pasti akan meningkatkan minat masyarakat untuk kembali berwisata, otomatis berdampak kepada jumlah wisatawan di Sulsel," katanya.

Pada tahun 2022 ini, kata Devo, pihaknya menargetkan peningkatan wisatawan domestik pada kisaran 2-3%. Diakuinya target peningkatan ini belum terlalu tinggi sebab masih menanti situasi Covid-19.

Meski begitu, diharapkan memang ada peningkatan kunjungan wisatawan dari tahun 2020 yang jumlahnya hanya sekitar 2 juta wisatawan domestik. "Sekarang kan masih di masa pandemi menuju ke endemi, jadi target tidak dipatok tinggi. Paling tidak ada peningkatan dibanding sebelumnya," pungkas Devo.

Senada dengan Devo, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Sulawesi Selatan, Didi L Manaba, juga berpendapat serupa.

Kata Didi, momen ini telah lama dinanti oleh pihak-pihak yang bergelut dengan perjalanan wisata . Sehingga diharapkan bisa dilaksanakan seterusnya, apalagi saat ini masa transisi dari pandemi ke endemi sedang digodok.

Baca Juga: Dipromosi 13 Influencer Travelers, Kunjungan Wisata Sulsel Meningkat

Lebih jauh, Didi menjelaskan, kebijakan baru ini sangat memberi dampak positif cukup besar, khususnya bagi Makassar. Mengingat, posisi Makassar yang sangat dekat dengan sejumlah daerah yang menjadi tuan rumah pagelaran event-event besar ke depan.

"Makassar ini center, positioning yang sangat menguntungkan, Mandalika, G20 di Bali, Makassar sangat dekat. Makassar kota MICE. Kalau terbuka, semakin banyak aktifitas di Makassar," bebernya.

Selain wisatawan domestik, kebijakan baru ini juga menjadi peluang besar untuk dibukanya aturan serupa bagi wisatawan mancanegara.



"Peluangnya sangat besar. Di sini kan bandara internasional, jadi kami harap penerbangan direc luar negeri bisa dibuka kembali. Baik Singapura bahkan sampai Arab Saudi," jelas Didi.

"Ini memang ditunggu. Adanya kebijakan ini menguntungkan sektor pariwisata ," pungkasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakil Ketua Komisi VII:...
Wakil Ketua Komisi VII: Gelaran Tona Sian Huta Angkat Opera Batak ke Panggung Nasional
Libur Panjang, Monas...
Libur Panjang, Monas Diserbu 4.009 Pengunjung, 129 di Antaranya Wisatawan Mancanegara
BPODT Sebut Infrastruktur...
BPODT Sebut Infrastruktur dan Regulasi Kunci Pengembangan Destinasi Danau Toba
The Maritime Circle,...
The Maritime Circle, Cara Baru Menikmati Kepemilikan Yacht di Bali
Lebaran Kedua, 30 Ribu...
Lebaran Kedua, 30 Ribu Kendaraan Serbu Kawasan Wisata Pandeglang
5 Alasan Florawisata...
5 Alasan Florawisata Santerra Jadi Destinasi Favorit di Malang
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Ini Destinasi Ramah...
Ini Destinasi Ramah Anak untuk Mengisi Liburan Sekolah di Jakarta
Rekomendasi
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved