Polres Magelang Ungkap Motif Pembunuhan Wanita di Sungai Bolong

Rabu, 09 Maret 2022 - 15:52 WIB
loading...
Polres Magelang Ungkap...
Polres Magelang berhasil menangkap dan mengungkap motif pelaku pembunuhan perempuan berinisial RY (48) yang mayatnya ditemukan di aliran Sungai Bolong, Tegalrejo, pada Jumat (25/2/2022). Foto SINDOnews
A A A
MAGELANG - Polres Magelang berhasil menangkap dan mengungkap motif pelaku pembunuhan perempuan berinisial RY (48) warga Bekasi, Jawa Barat yang mayatnya ditemukan di aliran Sungai Bolong, Dusun Njurip, Desa Ngasem, Kecamatan Tegalrejo, pada Jumat (25/2/2022). Tersangka MB (41) warga Desa Dawung, Kecamatan Tegalrejo, Magelang mengaku nekat melakukan pembunuhan lantaran dituntut untuk menikahi korban.

Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun, pembunuhan tersebut bermula pada 23 Februari 2022 pagi saat tersangka menghubungi korban dan mengajaknya ke Magelang. Kemudian siangnya, tersangka mendatangi rumah korban lalu keduanya pergi ke Magelang dengan mengendarai motor milik korban. Baca juga: Mantan Dokter Gigi di Padangsidimpuan Dibunuh, Begini Cara 2 Pelaku Habisi Korban



“Pada Kamis, 24 Februari 2022 tersangka dan korban tiba di Magelang dan langsung ke Candi Borobudur. Kemudian keduanya menginap di hotel di daerah Secang,” terang Kapolres di Mapolres Magelang, Rabu (9/3/2022).

Kemudian pada Jumat, 25 Februari 2022 sekira pukul 07.00 WIB, tersangka mengajak korban ke Sungai Bolong di Dusun Tumbu Desa Purwodadi, Kecamatan Tegalrejo, untuk mandi. “Namun korban tidak mandi hanya cuci muka karena dingin. Di tempat itu, tersangka sudah berniat membunuh korban namun batal karena korban tidak jadi mandi,” jelasnya.

Setelah mandi, keduanya pergi ke Taman Kyai Langgeng. Kemudian tersangka kembali mengajak korban ke Sungai Bolong lagi untuk mandi. Di sini tersangka diduga mulai merencanakan pembunuhan terhadap korban.

“Di sungai tersebut korban mandi sambil membuka pakaian dan perhiasan yang dipakai. Saat korban lengah, tersangka memukul korban dengan batu dari belakang sebanyak dua kali. Setelah korban tidak sadar, tersangka mendorong korban ke Sungai agar jenazahnya hanyut sembari membuang pakaian korban ke sungai,” kata Kapolres.

Setelah berhasil membunuh korban, tersangka kemudian mengambil barang-barang milik korban dan berniat pulang ke Jakarta dengan mengendarai motor. Sesampainya di Pasar Parakan, Temanggung tersangka membuat plat nomor palsu untuk ditempel di motor korban yang dikuasainya. Baca juga: Rebutan Janda, Pria Beristri di Muara Enim Tewas Ditikam Saingannya

Kemudian tersangka mampir ke Banjarnegara untuk menitip motor korban ke temannya dan menjemput pacarnya yang lain lagi. "Setelah itu, tersangka dan pacarnya berangkat ke Jakarta dengan bus. Lalu tersangka mengantar pacarnya ke Bogor. Setelah itu, tersangka kembali ke tempat tinggal di lokasi proyek di daerah Cilandak, Jakarta Selatan.

"Tersangka ditangkap saat berada di bedeng proyek di daerah Cilandak. Hasil dari interogasi, tersangka sudah berkeluarga dan memiliki dua orang anak. Tersangka mengakui telah membunuh dengan alasan korban menuntut untuk dinikahi," tandas Kapolres.

Sementara itu Kasatrekrim Polres Magelang AKP Muhammad Alfan Amin mengatakan, untuk mengelabuhi korban tersangka mengaku sebagai pemilik sebuah rumah kos di Jakarta, bukan sebagai buruh proyek. “Kemudian mengaku terhadap pacar yang lainya masih bujang dan belum berkeluarga,” tambahnya.

Sementara tersangka MB mengaku kenal dengan korban lewat jejaring sosial facebook sejak setahun lalu. “Saya kenal korban sudah satu tahun melalui FB. Saya kesal karena korban sering mengundat-undat (membandingkan dengan pacar korban yang lama),” akunya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Tragis, Pria Tewas Dibacok...
Tragis, Pria Tewas Dibacok OTK di Cengkareng
Satgas Tetapkan 1 Jaringan...
Satgas Tetapkan 1 Jaringan KKB Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
Polres Maluku Kirim...
Polres Maluku Kirim SPDP Penusukan Nus Kei ke Jaksa, Pelaku Dijerat Hukuman Mati
Terungkap, Pria Tega...
Terungkap, Pria Tega Bunuh Ibu Tiri di Tangerang Positif Narkoba
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Rekomendasi
Nadiem Makarim Menangis...
Nadiem Makarim Menangis hingga Beri Tanda Tangan ke Mitra Go Jek saat Tiba di PN Tipikor
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Berita Terkini
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
87 Warga Aceh Tamiang...
87 Warga Aceh Tamiang Dapat Layanan Dokter Spesialis Gratis dalam Milad ke-24 BSMI
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Waspada Hujan Abu
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved