Pangdam Temui Bocah Penderita Atresia Ani Sebelum Proses Operasi
Rabu, 09 Maret 2022 - 15:56 WIB
loading...
Pangdam Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Muhammad menemui bocah penderita atresia ani sebelum proses operasi, Rabu (9/3/2022). Foto: SINDOnews/Ansar Jumasang
A
A
A
MAKASSAR - Salma, bocah empat tahun penderita atresia ani atau tidak memiliki lobang anus sejak lahir, akan dioperasi hari ini di Rumah Sakit Plamonia Makassar, Rabu (9/3/2022).
Pangdam XIV/Hasanuddin , Mayjen TNI Andi Muhammad memantau langsung persiapan operasi Salma. Pangdam ingin memastikan proses operasi Salma berjalan lancar.
Baca juga:Bocah Penderita Atresia Ani di Maros Dibawa ke RS Pelamonia
"Jadi hari ini saya langsung meninjau, melihat persiapan operasi anak kita namanya Salma, saya liat kondisi Salma ini memang sejak lahir tidak punya anus, saya lihat sendri," ujarnya.
Sebelum ini, Pangdam juga sudah mendatangi rumah Salma di Kabupaten Maros. Pangdam datang melihat langsung kondisi keluarga Salma.
"Ini sebelum datang kemari saya liat langsung di rumahnya di Maros, saya bawa Karumkit sama Kakesdam juga tim dokter untuk meyakinkan saya bahwa anak ini bisa kita operasi," ucap Pangdam Andi Muhammad .
Baca juga:Pangdam Hasanuddin Bantu Biaya Operasi Bocah Penderita Atresia Ani di Maros
Tak hanya itu, orang nomor satu di Kodam Hasanuddin ini melakukan renovasi pada rumah yang ditinggali Salma bersama keluarganya. Bantuan itu diberikan sebab kondisi rumah yang tidak layak huni, dengan lantai tanah.
"Ini kebetulan ada masyarakat yang tidak mampu saya datang dan saya lihat, saya katakan saya akan bawa ke Rumah Sakit Plamonia kita operasi sampai tuntas dan tidak perlu memakai biaya saya gratiskan," kata Pangdam .
Saat ini rumah yang yang akan dihuni oleh Salma dan kedua orang tuanya sudah hampir rampung. Rencananya rumah tersebut akan diselesaikan segera, sehingga saat Salma pulih, maka rumahnya sudah siap huni.
Baca juga:BIN Sulsel Kebut Vaksinasi Covid-19 di Maros, Sasar Anak hingga Lansia
"Sebelumnya sudah saya sampaikan bahwa semuanya ini saya tanggung biaya biayanya, dan juga kepada orang tuanya saya lihat tidak punya rumah, dan saat ini sedang diproses pembangunan untuk rumah Pak Mansur itu. Jadi setelah pemulihan di sini mereka pulang dan rumahnya juga sudah jadi," pungkasnya.
"Saya sebagai Pangdam XIV/Hasanuddin merupakan amanah juga dari Panglima TNI juga dari Pak Kasad artinya ini bagian dari wujud nyata delapan wajib TNI yaitu mengatasi kesulitan masyarakat di sekitar," tutup Pangdam.
Pangdam XIV/Hasanuddin , Mayjen TNI Andi Muhammad memantau langsung persiapan operasi Salma. Pangdam ingin memastikan proses operasi Salma berjalan lancar.
Baca juga:Bocah Penderita Atresia Ani di Maros Dibawa ke RS Pelamonia
"Jadi hari ini saya langsung meninjau, melihat persiapan operasi anak kita namanya Salma, saya liat kondisi Salma ini memang sejak lahir tidak punya anus, saya lihat sendri," ujarnya.
Sebelum ini, Pangdam juga sudah mendatangi rumah Salma di Kabupaten Maros. Pangdam datang melihat langsung kondisi keluarga Salma.
"Ini sebelum datang kemari saya liat langsung di rumahnya di Maros, saya bawa Karumkit sama Kakesdam juga tim dokter untuk meyakinkan saya bahwa anak ini bisa kita operasi," ucap Pangdam Andi Muhammad .
Baca juga:Pangdam Hasanuddin Bantu Biaya Operasi Bocah Penderita Atresia Ani di Maros
Tak hanya itu, orang nomor satu di Kodam Hasanuddin ini melakukan renovasi pada rumah yang ditinggali Salma bersama keluarganya. Bantuan itu diberikan sebab kondisi rumah yang tidak layak huni, dengan lantai tanah.
"Ini kebetulan ada masyarakat yang tidak mampu saya datang dan saya lihat, saya katakan saya akan bawa ke Rumah Sakit Plamonia kita operasi sampai tuntas dan tidak perlu memakai biaya saya gratiskan," kata Pangdam .
Saat ini rumah yang yang akan dihuni oleh Salma dan kedua orang tuanya sudah hampir rampung. Rencananya rumah tersebut akan diselesaikan segera, sehingga saat Salma pulih, maka rumahnya sudah siap huni.
Baca juga:BIN Sulsel Kebut Vaksinasi Covid-19 di Maros, Sasar Anak hingga Lansia
"Sebelumnya sudah saya sampaikan bahwa semuanya ini saya tanggung biaya biayanya, dan juga kepada orang tuanya saya lihat tidak punya rumah, dan saat ini sedang diproses pembangunan untuk rumah Pak Mansur itu. Jadi setelah pemulihan di sini mereka pulang dan rumahnya juga sudah jadi," pungkasnya.
"Saya sebagai Pangdam XIV/Hasanuddin merupakan amanah juga dari Panglima TNI juga dari Pak Kasad artinya ini bagian dari wujud nyata delapan wajib TNI yaitu mengatasi kesulitan masyarakat di sekitar," tutup Pangdam.
(luq)
Lihat Juga :