Anggota DPRD DKI Diduga Salah Gunakan Anggaran Reses
Selasa, 08 Maret 2022 - 16:55 WIB
loading...
Anggota DPRD DKI Jakarta Khotibi Achyar diduga melanggar aturan. Selain mengumpulkan massa di salah satu sekolah di Kalideres, Jakarta Barat, dia juga diduga melakukan dua kegiatan dalam satu waktu. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar Khotibi Achyar diduga melanggar aturan. Selain mengumpulkan massa di salah satu sekolah di Kalideres, Jakarta Barat, dia juga diduga melakukan dua kegiatan dalam satu waktu.
Itu terungkap usai video mengenai aktivitas Haji Beceng, sapaan akrab Khotibi Achyar tersebar di media sosial. Dalam video itu, dia berjoget menikmati kegiatan Sosperda di halaman SMK Kebudayaan, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (3/3/2021).
Baca juga: Ketua DPRD DKI: Kenaikan Gaji dan Tunjangan Anggota DPRD DKI Hoaks
Dalam video itu memperlihatkan bagaimana Haji Beceng mengganti spanduk dan pakaian yang digunakan dalam satu waktu. Dia bahkan tidak malu mengganti di depan warga.
Nm (43), warga yang mengikuti sosialisasi menuturkan peristiwa itu juga tidak menerapkan protokol kesehatan seperti mengecek suhu dan menerapkan antigen bagi yang masuk. "Lalu, di tengah acara dia berganti spanduk dan pakaian serta timnya memfoto untuk publikasi," ujar Nm.
Ibu dua anak ini menambahkan selama proses acara Haji Beceng jarang sekali menyosialisasikan Perda yang semestinya dilakukan anggota DPRD. Bahkan, dia lebih banyak berjoget dan bernyanyi. "Setelah itu saya dikasih uang Rp50 ribu untuk transport," ucapnya.
Itu terungkap usai video mengenai aktivitas Haji Beceng, sapaan akrab Khotibi Achyar tersebar di media sosial. Dalam video itu, dia berjoget menikmati kegiatan Sosperda di halaman SMK Kebudayaan, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (3/3/2021).
Baca juga: Ketua DPRD DKI: Kenaikan Gaji dan Tunjangan Anggota DPRD DKI Hoaks
Dalam video itu memperlihatkan bagaimana Haji Beceng mengganti spanduk dan pakaian yang digunakan dalam satu waktu. Dia bahkan tidak malu mengganti di depan warga.
Nm (43), warga yang mengikuti sosialisasi menuturkan peristiwa itu juga tidak menerapkan protokol kesehatan seperti mengecek suhu dan menerapkan antigen bagi yang masuk. "Lalu, di tengah acara dia berganti spanduk dan pakaian serta timnya memfoto untuk publikasi," ujar Nm.
Ibu dua anak ini menambahkan selama proses acara Haji Beceng jarang sekali menyosialisasikan Perda yang semestinya dilakukan anggota DPRD. Bahkan, dia lebih banyak berjoget dan bernyanyi. "Setelah itu saya dikasih uang Rp50 ribu untuk transport," ucapnya.
Lihat Juga :