Tertahan di Rumah Sakit, Warga Jabar di Arab Saudi dan Korsel Minta Ridwan Kamil Memulangkan

Senin, 07 Maret 2022 - 14:13 WIB
loading...
Tertahan di Rumah Sakit,...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil melalui JQR memulangkan dua warga Jabar di Arab Saudi dan Riyadh yang terkendala karena sakit. Foto/Ilustrasi/Dok
A A A
BANDUNG - Warga Cianjur dan Sukabumi meminta pertolongan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil untuk dipulangkan ke Tanah Air karena tertahan di Arab Saudi dan Korea Selatan (Korsel) dalam kondisi sakit.

Mereka juga terkendala pulang ke Indonesia karena tak mampu membayar tunggakan biaya rumah sakit (RS) di Riyadh dan Seoul. Mereka sangat berharap, bisa berkumpul dengan keluarganya dan melanjutkan pengobatan di Tanah Air.

Baca juga: Pembunuh Perempuan Cantik Bertato Ditangkap, Korban Dicekik di Kamar Hotel

"Warga Cianjur tertahan di Riyadh, Arab Saudi, sedangkan yang dari Sukabumi tertahan di Seoul, Korea Selatan. Keduanya memiliki masalah kesehatan ditambah kendala administrasi kependudukan dan tunggakan biaya rumah sakit," ungkap Ketua Umum Jabar Quick Response (JQR), Bambang Trenggono di Bandung, Senin (7/3/2022).

Menindaklanjuti aduan yang disampaikan kepada Ridwan Kamil tersebut, lanjut Bambang, JQR yang merupakan organisasi kemanusiaan bentukan Ridwan Kamil langsung mengonsolidasikan kepulangan pekerja migran Indonesia (PMI) itu.

Tim JQR yang telah terhubung dengan pihak keluarga kemudian menggali informasi lengkap terkait kondisi dua warga Jabar tersebut. Selanjutnya, tahap yang ditempuh JQR adalah melakukan kolaborasi lintas dinas.

"Setelah mendapat laporan kami menghubungi keluarganya untuk mendapatkan data lalu berkordinasi dengan stakeholder membuka cara bagaimana kedua warga Jabar tersebut bisa kembali," terang Bambang.

Baca juga: Cerita Teman Sesekolah Atalia Kamil, Kumpulkan Dana Bangun Jembatan Gantung di Pelosok Bandung

Hasilnya, lanjut Bambang, JQR melaksanakan pertemuan dengan pihak Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia(BP2MI), BP2MI Jabar, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar, Dinas Kesehatan Jabar, Dinas Sosial Jabar, termasuk Biro BUMD Jabar untuk membahas skenario kepulangan serta penanganan kesehatan setelah mereka tiba di Tanah Air.

Setelah koordinasi lintas dinas dan badan tersebut selesai dilakukan, warga Cianjur yang bernama Maisurah itu akhirnya bisa pulang ke Tanah Air dan kini tengah menjalani masa karantina.

"Mereka telah tiba di tanah air pada 3 Maret 2022 dan sedang menjalani karantina sebelum dipulangkan ke daerahnya," ujar Bambang.

Adapun warga Sukabumi yang tertahan di Korsel bernama Zaenal Abidin. Saat ini, kata Bambang, pihaknya bersama pemerintah tengah mencari cara untuk membayar biaya tunggakan RS di Seoul nilai tunggakan pengobatan Zaenal Abidin sangat besar.

"Kita sedang cari solusi mengenai biaya rumah sakit disana, salah satunya adalah menggandeng BUMD di Jawa Barat untuk menyalurkan bantuan melalui CSR dan penggalangan dana untuk membayar biaya rumah sakit dan kepulangannya," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Kawasan Eropa dan Timur Tengah BP2MI, Hadi Wahyuningrum menjelaskan, pihaknya telah menjemput warga Jabar tersebut di bandara dan melakukan assesmen terkait kondisi kesehatan untuk pengobatan lanjutan.

"PMI itu kini tengah menjalani SOP karantina selama seminggu. Setelahnya, akan kami assesmen kembali, apakah akan diperiksa di RS Polri atau di RS sesuai domisili PMI," ujarnya.

Selain itu, pihaknya sangat menyambut baik kolaborasi yang dibangun JQR dengan dinas terkait. "Ini merupakan bentuk sinergitas dan kolaborasi dalam hal perlindungan pekerja migran Indonesia," kata dia.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Negara Korsel...
Warga Negara Korsel Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi, Diduga Dibunuh
Imigrasi Surabaya Gagalkan...
Imigrasi Surabaya Gagalkan Keberangkatan 18 Calon Haji Ilegal, Korban Rugi hingga Rp290 Juta
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Kisah Cinta Atalia Praratya...
Kisah Cinta Atalia Praratya - Ridwan Kamil selama 29 Tahun Bakal Berakhir di Januari 2026?
Isu Perempuan Lain Jadi...
Isu Perempuan Lain Jadi Pemicu Gugatan Cerai ke Ridwan Kamil, Ini Respons Atalia
Atalia Praratya Datang...
Atalia Praratya Datang saat Sidang Cerai dengan Ridwan Kamil: Doain Saja Ya!
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Rekomendasi
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Video Latihan Lisa BLACKPINK...
Video Latihan Lisa BLACKPINK di Piala Dunia 2026 Viral, Bikin Fans Tak Sabar
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
Berita Terkini
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Mahasiswa Bakal Demo...
Mahasiswa Bakal Demo di 3 Titik Jakarta, Rekayasa Lalin Diberlakukan Situasional
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Infografis
Arab Saudi Tangguhkan...
Arab Saudi Tangguhkan Visa Warga 14 Negara Termasuk Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved