Diteriaki Maling, 2 Pria Ini Babak Belur Diamuk Massa

Minggu, 06 Maret 2022 - 17:33 WIB
loading...
Diteriaki Maling, 2...
Diteriaki maling oleh bocah SMP, dua pria berinisial Y dan N babak belur diamuk massa di Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Kejadian ini dipicu salah paham. Foto: Ist
A A A
BOGOR - Diteriaki maling oleh bocah SMP, dua pria berinisial Y dan N babak belur diamuk massa di Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Kejadian ini dipicu salah paham.

Kanit Reskrim Polsek Klapanunggal Ipda Zalukhu mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 5 Maret 2022. Ketika itu, kedua korban mengendarai motor berpapasan dengan bocah SMP di jalan.

"Jadi si dua laki-laki ini merasa kenal dengan orang tua si anak. Dia klakson lah ke anak itu," kata Zalukhu, Minggu (6/3/2022).

Baca juga: 2 Motornya Dirampas Polisi Gadungan, 3 Remaja Ini Malah Babak Belur Dihajar Massa

Kemudian, kedua pria tersebut menanyakan keberadaan orang tua si anak. Sempat terjadi perbincangan diantara mereka sebelum bocah tersebut panik dan meneriaki kedua korban maling.



"Sempat ditanya 'bapak ke mana?'. Si anak jawab 'lagi kerja, ditelepon ya?'. Dijawab lagi 'enggak usah'. Nah, mungkin si anak ini panik karena ngerasa enggak kenal. Akhirnya (kedua korban) diteriakin maling. Ada warga lagi lewat bawa motor, terus ditabrak," jelasnya.

Spontan, sarga sekitar langsung berdatangan ke lokasi dan tanpa basa-basi menghajar kedua korban. Beruntung, polisi datang menyelamatkan keduanya.

Baca juga: Polres Bogor Amankan 48 Motor dan 7 Mobil dari 68 Pelaku Curanmor, Yuk Dicek!

"Hasil penyelidikan dan pendalaman, dua laki-laki ini bukan maling. Karena merasa kenal dengan orang tua anak itu, disapa lah. Jadi salah paham. Kasusnya sudah selesai, mediasi di Polsek," ungkap Zalukhu.

Dengan adaya kejadian tersebut, polisi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri. Apabila memang ada orang yang terindikasi atau dicurigai melakukan kejahatan segera lapor ke polisi.

"Jangan sampai nanti timbul kasus baru. Ketika memang bersalah, tidak serta merta harus dipukuli. Jadikan ini sebagai pembelajaran," pungkasnya
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Berhasil Bongkar...
Polisi Berhasil Bongkar Pabrik Tembakau Sintetis Terbesar di Jawa Barat
Kronologi Pembunuhan...
Kronologi Pembunuhan Sekuriti di Bogor oleh Anak Majikan
Kronologi Bentrok Suporter...
Kronologi Bentrok Suporter PSIS-Persita Tangerang yang Akibatkan 2 Bus Rusak Parah
Rekomendasi
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved