Reses, Ketua DPRD Maros Janjikan Sejumlah Fasilitas untuk Warga
Jum'at, 04 Maret 2022 - 17:43 WIB
loading...
Ketua DPRD Maros, Patarai Amir saat menggelar reses di Desa Simbang, Kecamatan Simbang, Jumat (4/3/2022). Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Ketua DPRD Kabupaten Maros , Andi Patarai Amir menggelar reses masa sidang II di Desa Simbang, Kecamatan Simbang, Jumat (4/3/2022).
Reses ini dihadiri puluhan warga Simbang. Dalam pertemuan tersebut, banyak sekali aspirasi masyarakat yang disampaikan pada politisi Golkar itu.
Baca juga:DPRD Maros Godok Ranperda Pemilihan Kepala Desa Serentak
Salah satu warga Simbang, Syamsuddin menjadikan reses tersebut sebagai tempat curhat untuk memaparkan kondisi pertanian di daerahnya. Menurutnya, kondisi jalan tani sudah sangat memprihatinkan.
“Kami menaruh harapan besar kepada Ketua DPRD Maros untuk lebih memperhatikan jalan tani. Di sini ada lorong tani di Dusun Sampakan yang panjangnya kurang lebih sekitar 1.200 m, dengan kondisi sudah sangat memprihatinkan. Kami berharap ada rabat beton atau paling tidak pengerasan diratakan karena jalan tersebut merupakan akses jalan tani ke persawahan,” ungkapnya.
Aspirasi lain juga disampaikan Pembina TPQ, Darmawati, yakni meminta difasilitasi buku, sebab pihaknya sedang merancang taman baca.
“Kami meminta diadakan buku buku terkait keteladanan Rasulullah serta buku buku islami sehingga anak anak bisa memanfaatkan waktunya, agar bisa mengurangi ketergantungan mereka terkait gadget,” ungkapnya.
Baca juga:DPRD Kabupaten Maros Setujui Pembahasan Dua Ranperda
Keluhan lain juga datang dari tenaga pendidik, Mulyati. Dia mengatakan, saat ini membutuhkan tenaga pendidik.
"Karena tempat di mana saya mengajar, yakni SDN 248 Paccinikang hanya ada dua orang PNS. Itupun sudah termasuk kepala sekolah. Yang lainnya hanya empat guru honor, dan sekolah tersebut juga merupakan sekolah baru. Jadi disana muridnya baru sampai kelas empat, jika sudah naik kelas lima sudah tidak ada gurunya,” ungkapnya.
Tak hanya itu, salah seorang Pembina TPQ, Darmawati juga meminta perhatian lebih dari Ketua DPRD Maros . Apalagi kata dia, saat ini pihaknya sedang merancang taman baca. Karena itu dia meminta diberikan fasilitas buku bacaan untuk taman bacanya nanti.
Menanggapi usulan tersebut, Patarai Amir, mengaku tertarik mengenai usulan Taman Baca. Saat ini, DPRD memang sedang menggenjot Ranperda Kabupaten Literasi.
Baca juga:DPRD Maros Lakukan Uji Publik Ranperda Literasi
"Saya sangat tertarik dengan usulan taman baca, nanti saya yang akan mencarikan buku-buku tersebut, dan kita memang sedang menggenjot ranperdanya kabupaten literasi tujuannya untuk meningkatkan SDM masyarakat kita," ungkapnya.
Sama halnya dengan pelatihan media jamur, Patarai berjanji akan menyampaikan hal tersebut ke dinas terkait. "Nanti saya akan teruskan ke dinas terkait untuk dibuatkan pelatihan untuk media tanam jamur," ungkapnya.
Reses ini dihadiri puluhan warga Simbang. Dalam pertemuan tersebut, banyak sekali aspirasi masyarakat yang disampaikan pada politisi Golkar itu.
Baca juga:DPRD Maros Godok Ranperda Pemilihan Kepala Desa Serentak
Salah satu warga Simbang, Syamsuddin menjadikan reses tersebut sebagai tempat curhat untuk memaparkan kondisi pertanian di daerahnya. Menurutnya, kondisi jalan tani sudah sangat memprihatinkan.
“Kami menaruh harapan besar kepada Ketua DPRD Maros untuk lebih memperhatikan jalan tani. Di sini ada lorong tani di Dusun Sampakan yang panjangnya kurang lebih sekitar 1.200 m, dengan kondisi sudah sangat memprihatinkan. Kami berharap ada rabat beton atau paling tidak pengerasan diratakan karena jalan tersebut merupakan akses jalan tani ke persawahan,” ungkapnya.
Aspirasi lain juga disampaikan Pembina TPQ, Darmawati, yakni meminta difasilitasi buku, sebab pihaknya sedang merancang taman baca.
“Kami meminta diadakan buku buku terkait keteladanan Rasulullah serta buku buku islami sehingga anak anak bisa memanfaatkan waktunya, agar bisa mengurangi ketergantungan mereka terkait gadget,” ungkapnya.
Baca juga:DPRD Kabupaten Maros Setujui Pembahasan Dua Ranperda
Keluhan lain juga datang dari tenaga pendidik, Mulyati. Dia mengatakan, saat ini membutuhkan tenaga pendidik.
"Karena tempat di mana saya mengajar, yakni SDN 248 Paccinikang hanya ada dua orang PNS. Itupun sudah termasuk kepala sekolah. Yang lainnya hanya empat guru honor, dan sekolah tersebut juga merupakan sekolah baru. Jadi disana muridnya baru sampai kelas empat, jika sudah naik kelas lima sudah tidak ada gurunya,” ungkapnya.
Tak hanya itu, salah seorang Pembina TPQ, Darmawati juga meminta perhatian lebih dari Ketua DPRD Maros . Apalagi kata dia, saat ini pihaknya sedang merancang taman baca. Karena itu dia meminta diberikan fasilitas buku bacaan untuk taman bacanya nanti.
Menanggapi usulan tersebut, Patarai Amir, mengaku tertarik mengenai usulan Taman Baca. Saat ini, DPRD memang sedang menggenjot Ranperda Kabupaten Literasi.
Baca juga:DPRD Maros Lakukan Uji Publik Ranperda Literasi
"Saya sangat tertarik dengan usulan taman baca, nanti saya yang akan mencarikan buku-buku tersebut, dan kita memang sedang menggenjot ranperdanya kabupaten literasi tujuannya untuk meningkatkan SDM masyarakat kita," ungkapnya.
Sama halnya dengan pelatihan media jamur, Patarai berjanji akan menyampaikan hal tersebut ke dinas terkait. "Nanti saya akan teruskan ke dinas terkait untuk dibuatkan pelatihan untuk media tanam jamur," ungkapnya.
(luq)
Lihat Juga :