Peringati Jumenengan Sultan HB X, Keraton Yogyakarta Gelar Labuhan di Pantai Parangkusumo

Jum'at, 04 Maret 2022 - 14:23 WIB
loading...
Peringati Jumenengan...
Keraton Yogyakarta menggelar labuhan di kawasan Pantai Parangkusumo, Kretek, Bantul, DIY untuk memperingati jumenengan Sri Sultan HB X, Jumat (4/3/2022). Foto/MPI/Erfan Erlin
A A A
BANTUL - Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat (Keraton Yogyakarta) menggelar labuhan di kawasan Pantai Parangkusumo, Kretek, Bantul, DIY, Jumat (4/3/2022). Labuhan merupakan rangkaian peringatan jumenengan (pelantikan) Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X sebagai raja Keraton Yogyakarta.

Prosesi dialami puluhan abdi dalem Keraton Yogyakarta yang mengenakan pakaian pranakan Jawa tiba di Joglo Kapanewonan Kretek pukul 09.00 WIB. Mereka datang dengan membawa sejumlah ubo rampe (sesaji) yang akan dilabuh atau dilarung ke laut.

Baca juga: Viral Alun-alun Keraton Yogyakarta Dijual di Metaverse, Tanda-tanda Apa Ini?

Upacara serah terimapun dilaksanakan oleh pihak Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat kepada juru Kunci Cepuri Kretek disaksikan oleh Bupati Bantul, Abdul Halim Muslich

Sekitar pukul 10.00 WIB, rombongan kemudian berangkat menuju ke situs cepuri yang berada di Kompleks Pantai Parangkusumo Kretek Bantul. Namun prosesi doa dilaksanakan terlebih dahulu di Kompleks Cepuri, situs yang diyakini merupakan tempat pertemuan Sri Sultan HB X dengan Nyi Roro Kidul.

Di kompleks Cepuri, prosesi meneliti kembali ubo rampe dilaksanakan sebelum akhirnya dikemas dalam tempat tempat anyaman bambu kasar pun dilaksanakan. Ratusan abdi dalem mengikuti prosesi yang dilaksanakan tersebut. Ribuan wisatawan juga menyaksikannya rangkaian upacara ini.

Ubo rampe tersebut di antaranya adalah Kain (Semekan) Sri Sultan HB X yakni Semekan Colok, Semekan Gadung, Semekan Melati, Semekan Jinggo, Semekan Ubo rogo, Semekan Bangun Tulak, 900 Lisah Konyoh, dan Yotro (uang) tindah 1 amplop.

Baca juga: Pemerintah Tetapkan 1 Maret Hari Kedaulatan, Ketua DPD RI Apresiasi Inisiasi Sri Sultan Hamengkubuwono X

Kemudian ada penderek, di antaranya seperti Nyamping Poleng 1 lembar, Nyamping Teluh Watu, Semekan Grimin 1 lembar, Semekan Songer 1 lembar, Semekan Pandan Ginethok 1 lembar, Semekan Podang Ngisep Sari 1 lembar, Semekan Bangun Tolak 1 lembar, 900 lisah konyoh, Yotro 1 amplop.

Lorodan Ageng Kagungan Ndalem diantaranya seperti Destan 1 biji, Rasukan Surjan 1 lembar, Nyamping 1 lembar, Hem 1 lembar, Lancingan kembar 1 lembar, lancingan 1 lembar. Kemudian Rikmo (rambut) kenoko dalem, Layung Sekar Kyai Ageng 1 karung, Layung Sekar 1 goni (karung).

Beberapa saat kemudian, puluhan abdi dalem KeratonYogyakarta membawa ubo rampe tersebut ke tepi Pantai Parangkusumo. Belasan pemuda dengan telanjang dada membawa ubo rampai diiringi ratusan abdi dalem. Iring-iringan ubo rampe ini dikawal ketat ratusan Paksi Kraton, TNI/Polri dan anggota Tim SAR.

Di tepi pantai, pimpinan rombongan kemudian terlihat memanjatkan doa dengan diamini oleh para abdi dalem.

Sejurus kemudian, para pemuda bertelanjang dada mengangkat ubo rampe tersebut ke tengah laut dan melarungnya. Ratusan warga berebut berbagai ubo rampe yang dibuang tersebut sekembalinya ke tepi pantai akibat terbawa gelombang pantai selatan.

Carik Tepas Donopuro Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat, Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Wijaya Pamungkas menuturkan Labuhan ini sebagai bentuk manifestasi rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Di mana pada saat ini dalam memimpin Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat selalu diberi kesehatan.

"Ini bentuk wujud syukur diberi banyak anugerah selama memangku jabatan sebagai Sultan Yogyakarta selama 34 tahun," ungakapnya.

Selain itu, Labuhan ini juga sebagai sarana syukur kepada Allah SWT dengan harapan Labuhan ini, Allah akan memberikan sesuatu yaitu aura positif. Terlebih saat ini dalam kondisi pandemic COVID-19.

Melalui labuhan ini, Keraton Yogyakarta berharap Tuhan akan memberikan Rahmat dan Hidayah-Nya untuk keselamatan dan untuk kesejahteraan Ngarso dalem Keraton Ndalem dan juga masyarakat.

"Yang dilabuh di antaranya kuku, rikmo ada atau rambut dan juga pakaian Ngarso Dalem. Barang-barang itu akan dihapus dibuang," terangnya.

Kepala Dinas Kundo Budoyo Bantul, Sapto Nugroho menambahkan setiap tahun sekali serah terima dari ubo rampe labuhan yang dilaksanakan di Pendopo Kapanewon Kretek. Setelah diterima di Kapanewonan lantas akan diserahkan kepada juru kunci Cepuri untuk segera dilakukan prosesi Labuhan di Parangkusumo.



"Karena memang pada saat ini kita masih dalam pandemic maka untuk kegiatan ini kita sederhanakan. Dalam artian jumlah orang yang mengikuti dibatasi. Dengan harapan kita nanti jaga jarak ataupun Protokol kesehatan dapat kita laksanakan, sehingga acara ini dapat terlaksana tetapi kita dapat mencegah penyebaran COVID-19," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi MNC Peduli...
Kolaborasi MNC Peduli - Next Hotel Yogyakarta Tanam Mangrove di Pantai Baros Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir
MNC Peduli Bersama Next...
MNC Peduli Bersama Next Hotel Yogyakarta Tanam 100 Mangrove di Pantai Baros Bantul
Sesalkan Pembubaran...
Sesalkan Pembubaran Ibadah GMS Bantul, Kemenag Minta Polda DIY Tangkap Pelaku
Gelar Munas ke 2, Amikraf...
Gelar Munas ke 2, Amikraf Komitmen Jadi Jembatan Praktisi dan Akademisi
Kolaborasi XM dan Hoshizora...
Kolaborasi XM dan Hoshizora Foundation Bangun Fasilitas Olahraga di Bantul
PAPLI Gandeng Mahasiswa,...
PAPLI Gandeng Mahasiswa, Pegiat Lingkungan hingga Masyarakat Tanam Pohon Buah di Bantul
PWI Pusat Anugerahkan...
PWI Pusat Anugerahkan Anggota Kehormatan kepada Sultan HB X
Pesan Sri Sultan HB...
Pesan Sri Sultan HB X: Alumni UGM Harus Kembali ke Rakyat
SIG Pasok 10.000 Ton...
SIG Pasok 10.000 Ton Semen untuk Pembangunan Jembatan Penghubung Bantul dan Kulon Progo
Rekomendasi
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Berita Terkini
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved