Bima Arya Sebut Sistem Antrean Penumpang KRL di Stasiun Bogor Lebih Baik

Senin, 15 Juni 2020 - 12:45 WIB
loading...
Bima Arya Sebut Sistem...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi langsung Stasiun Bogor dengan didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya, Senin (15/6/2020). Kedatangan Anies untuk memastikan tidak adanya antrean di stasiun. Foto: SINDOnews/Haryudi
A A A
JAKARTA - Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, meski kepadatan masih terjadi di Stasiun Bogor, namun itu jauh lebih baik dan bisa terurai.

“Jadi, saya terima kasih kepada pak Gubernur yang ikut sama-sama berkoordinasi sehingga bisa mengurangi penumpukan penumpang di sini," ujarnya, Senin (15/6/2020). Pemprov DKI memberikan bantuan puluhan bus gratis di Stasiun Bogor untuk mengurangi kepadatan penumpang. (Baca juga: DKI Pastikan Pasar Siap Jalani Protokol Kesehatan)

Nantinya sistem antrean penumpang di stasiun akan dievaluasi kembali. Harapannya agar tidak terjadi penumpukan dan penularan Covid-19 antarpenumpang KRL .

"Ini akan dievaluasi terus karena kita ingin lihat juga dampak pengaturan shift jam kerja yang dibelah pagi dan lebih siang, jam 8 dan 11. Mudah-mudahan berjalan dengan baik karena harus dicatat ini belum sampai 50 persen penumpang. Ketika lebih lagi tentu harus ada koordinasi pengaturan lebih lanjut," kata Bima. (Baca juga: Urai Antrean Penumpang KRL, 50 Bus Dikerahkan di Stasiun Bogor)

Saat ini sudah ada pengaturan shift jam kerja baik untuk ASN, BUMN, dan karyawan swasta. Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi langsung Stasiun Bogor bersama Bima Arya, Senin (15/6/2020). Kedatangan Anies untuk memastikan langsung tidak adanya antrean di stasiun seperti yang terjadi sebelumnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamendagri: Kepemimpinan...
Wamendagri: Kepemimpinan Adaptif dan Inovatif di Daerah Sangat Penting
Menteri PPPA Minta Maaf...
Menteri PPPA Minta Maaf soal Usul Gerbong KRL Khusus Perempuan Dipindah ke Tengah
Wamendagri Buka Suara...
Wamendagri Buka Suara Soal Usulan Denda e-KTP Hilang: Itu Biaya Cetak Baru
Rekomendasi
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved