Diguncang Gempa M 6,2 Kantor Bupati Pasaman Retak-retak
Jum'at, 25 Februari 2022 - 10:42 WIB
loading...
Diguncang gempa kuat magnitudo 6,2 bangunan di Kantor Bupati Pasaman, Sumatera Barat, retak-retak. Foto/iNews TV/Wahyu Sikumbang
A
A
A
PASAMAN BARAT - Gempa bumi bermagnitudo 6,2 yang berpusat di daratan di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Jumat (25/2/2022), mengakibatkan bangunan di Kantor Bupati Pasaman, mengalami retak-retak.
Baca juga: Mencekam! Suara Gemuruh Muncul di Padang saat Gempa M 6,2 Mengguncang
Retak-retak tersebut, terlihat pada dinding, lantai, dan plafon Kantor Bupati Pasaman. Menurut Kasubag Kesra Sekretariat Daerah Pemkab Pasaman, Afdal, keretakan bangunan akibat gempa bumi terlihat di ruang lobi dan aula.
"Kerusakan terbanyak terdapat di lantai dua dan tiga Kantor Bupati Pasaman," ungkapnya. Afdal juga menyebut, gempa bum i dirasakan para pegawai Pemkab Pasaman, sebanyak dua kali. getaran gempa yang kedua terasa lebih kuat dari yang pertama.
Baca juga: Ditangkap di Jakarta karena Disersi, Polwan Cantik Briptu Christy Dikabarkan Sudah Bertugas Kembali
Sementara di Padang Panjang, akibat getaran gempa tersebut, pasien di Puskesmas Gunung, terpaksa dievakuasi ke luar ruangan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Hal yang sama juga terjadi di sebuah sekolah Taman Kanak-kanak (TK). Murid dan guru langsung ke luar ruang kelas, dan pelajaran dihentikan.
Baca juga: Mencekam! Suara Gemuruh Muncul di Padang saat Gempa M 6,2 Mengguncang
Retak-retak tersebut, terlihat pada dinding, lantai, dan plafon Kantor Bupati Pasaman. Menurut Kasubag Kesra Sekretariat Daerah Pemkab Pasaman, Afdal, keretakan bangunan akibat gempa bumi terlihat di ruang lobi dan aula.
"Kerusakan terbanyak terdapat di lantai dua dan tiga Kantor Bupati Pasaman," ungkapnya. Afdal juga menyebut, gempa bum i dirasakan para pegawai Pemkab Pasaman, sebanyak dua kali. getaran gempa yang kedua terasa lebih kuat dari yang pertama.
Baca juga: Ditangkap di Jakarta karena Disersi, Polwan Cantik Briptu Christy Dikabarkan Sudah Bertugas Kembali
Sementara di Padang Panjang, akibat getaran gempa tersebut, pasien di Puskesmas Gunung, terpaksa dievakuasi ke luar ruangan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Hal yang sama juga terjadi di sebuah sekolah Taman Kanak-kanak (TK). Murid dan guru langsung ke luar ruang kelas, dan pelajaran dihentikan.
(eyt)
Lihat Juga :