Polsek Teluknaga Bongkar Sindikat Pembobol 12 Minimarket di Tangerang
Kamis, 24 Februari 2022 - 08:43 WIB
loading...
Polisi berhasil mengungkap sindikat pembobol minimarket di 12 tempat yang ada di wilayah Hukum Polsek Teluknaga, Polres Metro Tangerang Kota. Foto: MPI/Nandha Aprilianti
A
A
A
TANGERANG - Polisi berhasil mengungkap sindikat pembobol minimarket di 12 tempat yang ada di wilayah Hukum Polsek Teluknaga, Polres Metro Tangerang Kota . Dari pengungkapan kasus ini, polisi meringkus tujuh orang tersangka.
Tujuh tersangka tersebut berinisial RR (otak pelaku), JP, NA, CS, DD, IB, dan S (penadah) diamankan dengan barang bukti. Baca juga: Polisi Gulung Belasan Maling Spesialis Minimarket di Tangerang
Kapolsek Teluknaga AKP Darma Adi Waluyo menjelaskan, pengungkapan kasus pembobolan minimarket ini terhitung sepanjang September 2021 hingga Januari 2022. Darma menjelaskan, pembobolan itu diketahui pegawai ketika supermarket hendak dibuka.
"Kronologinya saat pagi hari didapati rolling door sudah dalam keadaan terbuka dengan kondisi barang berantakan, jam 6 pagi, karyawan yang saat itu bertugas langsung datang ke Polsek untuk melaporkan kejadian perkara," terang Darma di Tangerang, Kamis (24/2/2022).
Diakui Darma, dalam mengungkap kasus ini, pihaknya membutuhkan proses yang cukup panjang. Hal itu dikarenakan berbagai keterbatasan.
Tujuh tersangka tersebut berinisial RR (otak pelaku), JP, NA, CS, DD, IB, dan S (penadah) diamankan dengan barang bukti. Baca juga: Polisi Gulung Belasan Maling Spesialis Minimarket di Tangerang
Kapolsek Teluknaga AKP Darma Adi Waluyo menjelaskan, pengungkapan kasus pembobolan minimarket ini terhitung sepanjang September 2021 hingga Januari 2022. Darma menjelaskan, pembobolan itu diketahui pegawai ketika supermarket hendak dibuka.
"Kronologinya saat pagi hari didapati rolling door sudah dalam keadaan terbuka dengan kondisi barang berantakan, jam 6 pagi, karyawan yang saat itu bertugas langsung datang ke Polsek untuk melaporkan kejadian perkara," terang Darma di Tangerang, Kamis (24/2/2022).
Diakui Darma, dalam mengungkap kasus ini, pihaknya membutuhkan proses yang cukup panjang. Hal itu dikarenakan berbagai keterbatasan.
Lihat Juga :