Komunikasi dan Jambanisasi di Wadas, TNI-Polri Dorong Jadi Daerah Open Defecation Free
Rabu, 23 Februari 2022 - 13:37 WIB
loading...
Personel TNI-Polri menginisiasi pembangunan jamban warga di Desa Wadas, Bener, Purworejo, Tengah. Foto/Ist
A
A
A
PURWOREJO - Upaya personel TNI-Polri melakukan silaturahmi sekaligus menginisiasi pembangunan jamban warga di Desa Wadas, Bener, Purworejo, Tengah mendapat apresiasi.
Kepala Puskesmas Bener, Sudiarto menyatakan apa yang dilakukan TNI-Polri itu sebagai langkah brilian untuk menjadikan Wadas menjadi daerah yang open defecation free atau bebas dari kebiasaan buang air besar (BAB) di tempat terbuka.
Baca juga: DPR Minta Jokowi Bersikap Terkait Kasus Tambang di Desa Wadas
"TNI-Polri yang turun tangan langsung dengan membangun komunikasi dan membuat jamban untuk warga merupakan langkah yang bagus sekali. Ini mendorong warga untuk semakin sadar sanitasi dan bebas dari kebiasaan buang air besar di tempat terbuka," tuturnya saat diwawancarai melalui saluran telepon (23/2/2022).
Dia mengakui bahwa warga Wadas dan sejumlah daerah di sekitarnya masih banyak warga yang belum memiliki sarana sanitasi keluarga yang sesuai standard kesehatan.
"Masih dijumpai warga yang Buang Air Besar (BAB) di tempat terbuka atau tempat tertutup tapi tanpa dilengkapi septic tank. Jadi belum bisa disebut daerah yang open defecation free atau bebas dari kebiasaan buang air besar di tempat terbuka," ungkapnya.
Kepala Puskesmas Bener, Sudiarto menyatakan apa yang dilakukan TNI-Polri itu sebagai langkah brilian untuk menjadikan Wadas menjadi daerah yang open defecation free atau bebas dari kebiasaan buang air besar (BAB) di tempat terbuka.
Baca juga: DPR Minta Jokowi Bersikap Terkait Kasus Tambang di Desa Wadas
"TNI-Polri yang turun tangan langsung dengan membangun komunikasi dan membuat jamban untuk warga merupakan langkah yang bagus sekali. Ini mendorong warga untuk semakin sadar sanitasi dan bebas dari kebiasaan buang air besar di tempat terbuka," tuturnya saat diwawancarai melalui saluran telepon (23/2/2022).
Dia mengakui bahwa warga Wadas dan sejumlah daerah di sekitarnya masih banyak warga yang belum memiliki sarana sanitasi keluarga yang sesuai standard kesehatan.
"Masih dijumpai warga yang Buang Air Besar (BAB) di tempat terbuka atau tempat tertutup tapi tanpa dilengkapi septic tank. Jadi belum bisa disebut daerah yang open defecation free atau bebas dari kebiasaan buang air besar di tempat terbuka," ungkapnya.
Lihat Juga :