Anies Tegaskan Pembangunan dan Pertumbuhan Tak Boleh Abaikan Aspek Lingkungan, Sosial, dan Budaya

Selasa, 22 Februari 2022 - 09:13 WIB
loading...
Anies Tegaskan Pembangunan...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan nama jalan, bundaran, jembatan dan akses gratis di Pantai Kita dan Pantai Maju, Pantai Indah Kapuk ( PIK ), Penjaringan, Jakarta Utara kemarin. Adapun peresmian tersebut dilaksanakan di Jalasena (Jalur Jalan Sehat dan Sepeda Santai) yang merupakan ruang ketiga dengan jalur sepeda yang mengelilingi Pantai Maju.

Anies menegaskan, Pemprov DKI tetap berkomitmen dalam menghadirkan Ruang Ketiga Publik yang nyaman bagi warganya untuk beraktivitas maupun berinteraksi di Kawasan Pantai Kita dan Pantai Maju. Dengan kata lain, pembangunan dan pertumbuhan ekonomi tak boleh abai terhadap aspek lingkungan, sosial, dan budaya. Baca juga: Anies Jajal Transjakarta Rute Balai Kota-Pantai Maju PIK Jakut

"Pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di kawasan ini tidak boleh abai terhadap aspek lingkungan, sosial, dan budaya. Ruang publik yang telah ada baik berupa taman, pantai, maupun area untuk pejalan kaki dan pesepeda santai (Jalasena) di pinggir pantai harus dipastikan benar-benar bisa diakses oleh publik," kata Anies dalam keterangannya dikutip, Selasa (22/2/2022).

Anies juga menyampaikan, kegiatan peresmian tersebut sebagai penanda semangat kolaborasi telah diupayakan di Jakarta dalam setiap pekerjaan pemerintah untuk masyarakat. Oleh karena itu, penetapan penamaan jalan umum dengan melibatkan masyarakat, telah memantik antusiasme tersendiri dari warga, karena merasa dilibatkan.

"Saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam melakukan proses penamaan ini. Kita berharap dengan adanya penemuan baru ini, dengan adanya keterbukaan, maka seluruh masyarakat nantinya bisa menikmati kawasan sekitar pantai, ruang-ruang publik yang bisa digunakan untuk pejalan kaki, ataupun bersepeda dan kegiatan-kegiatan lainnya," ucapnya.

Sebagai informasi, Pemprov DKI melalui Jakarta Experience Board (JxB) dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) melakukan sayembara penamaan jalan, bundaran, taman, dan jembatan diikuti oleh 182 peserta dari seluruh Indonesia dalam sayembara 'Kita Kasih Nama'. Dengan demikian, masyarakat terlibat dalam penentuan nama tengara (landmark) penting di Pantai Kita dan Pantai Maju.



Seleksi melibatkan juri yang kompeten di bidangnya masing-masing dan menghasilkan Sayembara Terbaik 1 yang memberikan nama tengara berasal dari nama tanaman bakau dan unsur perahu. Hal ini sesuai dengan semangat konservasi lingkungan dan kemaritiman DKI Jakarta untuk Pantai Kita dan Pantai Maju.

Usulan nama dari para peserta sayembara kemudian dievaluasi dengan beberapa indikator seperti filosofi, konsep, tema, kesesuaian dengan Panduan Rancang Kota, integrasi sejarah.

Kemudian pada 1 Oktober 2021, Pemenang sayembara 'Kita Kasih Nama' untuk Peserta Terbaik 1 yaitu Tim Glibly yang beranggotakan 5 anak muda kreatif yang bernama Rima Syafia, Annisa Nadhirah Ar, Hana Syabila Fazri, Aprilia Hapsari Putri, dan Yosephine Astari.

Usulan nama-nama kawasan Pantai Kita dan Maju dari tim Glibly di antaranya: Baca juga: Anies Resmikan Nama Jalan hingga Taman di Kawasan Pantai Kita dan Pantai Maju Jakut

Nama Ruas Jalan
1. Jalan Kandeka
2. Jalan Warakas
3. Jalan Bidara
4. Jalan Akasia
5. Jalan Pejapi

Nama Jembatan
1. Jembatan Linggi
2. Jembatan Tataban
3. Jembatan Barunyungan

Nama 2 Taman dan 1 Bunderan
1. Taman Asriloka
2. Bunderan Heritiera
3. Taman Baharia

Usulan nama tersebut selanjutnya diproses dengan mengacu pada Keputusan Gubernur Nomor 28 Tahun 1999 tentang Pedoman Penetapan Jalan, Taman dan Bangunan Umum di DKI Jakarta. Kemudian ditetapkan dalam Keputusan Gubernur Nomor 50 Tahun 2022 tentang Penetapan Nama Jalan, Jembatan, Taman dan Bundaran di Kawasan Pantai Kita dan Pantai Maju.

Nama-nama yang terpilih terinspirasi dari kehidupan masyarakat pesisir. Seperti nama bundaran yaitu Heriteria yang diselaraskan dengan bentuk salah satu jenis mangrove yang berakar kuat. Hal ini dimaknai bahwa Bundaran Heriteria menjadi jantung dari kawasan ini. Nama jembatan terinspirasi dari bagian perahu, yang paling depan adalah jembatan linggi, di bagian tengah kawasan adalah jembatan tataban dan jembatan terakhir seperti bagian belakang perahu yang mengarah ke laut yaitu jembatan Baruyungan.

Sedangkan nama Taman yaitu Baharia dan Asriloka diambil dari Bahasa Indonesia yang berarti bahagia dan indah. Dan nama-nama jalan diambil dari nama jenis Mangrove yaitu Warakas, Kandeka, Bidara, Akasia, dan Pejapi.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Culture Beyond Borders...
Culture Beyond Borders Suguhkan Pertunjukan Budaya Internasional di Kota Tua Jakarta
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Kurban dan Pembangunan
Kurban dan Pembangunan
Rekomendasi
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Berita Terkini
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Infografis
AS Akui Tak Berdaya...
AS Akui Tak Berdaya Hadapi Rudal Hipersonik Rusia dan Drone Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved