Tinjau Gerai Vaksin di Mal, Wakapolres Jakbar: Sudah Sesuai Protokol Kesehatan
Senin, 21 Februari 2022 - 12:40 WIB
loading...
Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Bismo Teguh Prakoso melakukan peninjauan di gerai vaksin tahap tiga atau booster di Mall Slipi Jaya, Palmerah. Foto: humas.polri.go.id
A
A
A
JAKARTA - Wakapolres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bismo Teguh Prakoso melakukan peninjauan di gerai vaksin tahap tiga atau booster di Mall Slipi Jaya, Palmerah. Dalam kunjungannya, tampak hadir Wakasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Arif Purnama Oktora
“Sejauh ini sudah sesuai protokol kesehatan. Dari mulai antrean, mereka dipanggil sesuai nomor urut hingga tempat cuci tangan dan pengukuran suhu,” kata Bismo ketika di lokasi seperti dikutip dari humas.polri.go.id, Senin (21/2/2022). Baca juga: Satuan Intelkam Polres Metro Bekasi Gelar Gerai Vaksinasi Booster di 2 Tempat
Bismo mengatakan, pihak vaksinator memberlakukan kuota 100 orang per setiap jam. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi kerumunan di lokasi penyuntikan dan antrean.
Upaya itu pun dinilai cukup efektif lantaran saat Bismo memantau lokasi, dia mengaku tidak melihat adanya kerumunan warga yang signifikan. “Jadi kalau sudah seratus dalam satu jam, peserta vaksin bisa datang ke jam berikutnya,” jelas Bismo.
Menurut Bismo, keberadaan gerai vaksin di mal cukup menyedot minat warga untuk melakukan vaksinasi. Pasalnya, lokasi gerai vaksin di dalam mall tergolong mudah dijangkau oleh warga sekitar.
Selain itu, bak sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, warga yang berkunjung untuk berbelanja di mal juga bisa ikut vaksin massal di gerai vaksin Mall Slipi Jaya.
“Sejauh ini sudah sesuai protokol kesehatan. Dari mulai antrean, mereka dipanggil sesuai nomor urut hingga tempat cuci tangan dan pengukuran suhu,” kata Bismo ketika di lokasi seperti dikutip dari humas.polri.go.id, Senin (21/2/2022). Baca juga: Satuan Intelkam Polres Metro Bekasi Gelar Gerai Vaksinasi Booster di 2 Tempat
Bismo mengatakan, pihak vaksinator memberlakukan kuota 100 orang per setiap jam. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi kerumunan di lokasi penyuntikan dan antrean.
Upaya itu pun dinilai cukup efektif lantaran saat Bismo memantau lokasi, dia mengaku tidak melihat adanya kerumunan warga yang signifikan. “Jadi kalau sudah seratus dalam satu jam, peserta vaksin bisa datang ke jam berikutnya,” jelas Bismo.
Menurut Bismo, keberadaan gerai vaksin di mal cukup menyedot minat warga untuk melakukan vaksinasi. Pasalnya, lokasi gerai vaksin di dalam mall tergolong mudah dijangkau oleh warga sekitar.
Selain itu, bak sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, warga yang berkunjung untuk berbelanja di mal juga bisa ikut vaksin massal di gerai vaksin Mall Slipi Jaya.
Lihat Juga :